Headline

Residivis Penikam Anggota TNI Ditembak

MAKASSAR, BKM — Tak pernah ada kapoknya. Kalimat itu sepertinya cocok dialamatkan ke Syamsul alias Song (30). Residivis kasus penikaman anggota TNI dilumpuhkan dengan timah panas yang bersarang di kakinya. Ia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus perampokan.
Aparat Polsek Tamalate terpaksa menembak warga Jalan Baru III lorong III nomor 41 ini lantaran berusaha melawan petugas saat dibawa untuk pengembangan kasus. Ia diminta menunjukkan lokasi persembunyian rekannya.
Dua tahun lamanya Syamsul masuk DPO. Ia berhasil dibekuk oleh tim Resmob Polsek Tamalate, Rabu (18/1) malam pukul 23.00 Wita.
Sebelum menangkap Song, polisi menerima informasi kalau ia tengah berada di seputaran Jalan Mappaoddang. Petugas langsung bergerak ke lokasi. Diapun diringkus tanpa perlawanan.
Aparat kemudian menggeledahnya. Di saku celana yang digantungnya di dinding kamar ditemukan barang bukti yang diduga narkoba.
Barang bukti yang disita polisi dalam penggerebekan ini, diantaranya sembila saset diduga sabu, tiga pireks, tiga korek gas, satu bong dan 13 saset kosong. Ada pula tujuh anak panah beserta sebuah ketapel.
Kapolsek Tamalate, Kompol Amrin AT mengatakan, tersangka merupakan DPO berdasarkan catatan kepolisian nomor: LP/1723/XII /2015 Restabes Mks/Sek Tamalate tanggal 1 Desember 2015.
”Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya. Ia bahkan mengaku pernah melakukan penikaman terhadap anggota TNI pada tahun 2011, dan sudah menjalani masa hukuman selama empat tahun,” terang Amrin.
Setelah keluar dan kembali mengirup udara bebas, Syamsul kembali terlibat dalam kasus perampokan di Jalan Daeng Tata Raya Lorong SLB. Saat itu ia bersama rekannya bernama Asdar, yang lebih dulu mendekam di Rutan Makassar. ”Satu lagi rekannya, Jay masih dalam pengejaran,” tambah Amrin.
Usai diperiksa, Kamis (19/1) dinihari pukul 02.00 Wita, Syamsul dibawa untuk pengembangan. Ia diminta menunjukkan persembunyian rekannya. Di tengah perjalanan, tersangka melakukan perlawanan. Tembakan peringatan tak digubrinya. Iapun kemudian dilumpuhkan pada bagian kaki sebelah kanan. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top