Politik

Cabup Golkar tak Boleh Berhianat

BKM/CHAIRIL HARUS MENDUKUNG--Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham didampingi Rusdin Abdullah dan Farouk M Betta di Warkop Phoenam Boulevard Makassar, Kamis (19/1). Idrus mengingatkan agar setiap calon bupati usungan Golkar harus ikut mendukung dan memenangkan Cagub Golkar NH di Pilgub nanti.

MAKASSAR, BKM–Pelaksanaan Pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel yang waktunya bersamaan dengan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) serta Pemilihan bupati (Pilbup) akan berdampak berkurangnya dukungan calon yang diusung partai politik lantaran koalisi yang terbangun di tingkat Provinsi tidak sama dengan koalisi parpol yang terbangun di tingkat kabupaten kota.
Meski koalisi yang terbangun tidak sama, namun Golkar sebagai partai besar memberikan ketegasan kepada calon usungan di kabupaten kota agar tetap mendukung dan memenangkan usungan beringin di Pilgub Sulsel 2018 mendatang . “Tidak ada urusan dengan koalisi parpol yang terbangun di daerah. Golkar tetap mewajibkan kadernya untuk memenangkan usungnanya di Pilgub nanti, tidak boleh ada calon bupati yang berhianat”ujar Sekretaris jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Idrus Marham di Warkop Phoenam Boulevard Makassar, Kamis (19/1).
Tak hanya itu, Golkar juga akan menyiapkan sanksi yang tegas bila ada kader didaerah yang tidak mendukung usungan partai beringin rindang di Pilgub nanti. “Semua calon bupati atau Wali Kota yang diusung Golkar wajib memperjuangakan cagub yang juga diusung golkar. Jika tidak, maka akan disiapkan sanksi yang tegas,”tegas Idrus.
Menurut Idrus, Golkar sudah membangun paradigma baru bahwa setiap kader harus loyal pada keputusan partai atau organisasi, bukan loyal pada perorangan atau individu. “Kalau partai sudah mengambil kebijakan, maka mau tak mau ini adalah refresantasi partai, keluarga golkar harus tunduk pada kebijakan sesuai PO yang ada,”jelasnya.
Saat ini Golkar hampir pasti mengusung Nurdin Halid (NH) di Pilgub, tinggal menunggu proses tim pilkada DPP Golkar. “DPP dalam waktu depkat akan membahas aspirasi kader di Suslel yang memgninginkan agar Pak Nurdin ditetapkan sebagai cagub tunggal Golkar,”jelas Idrus yang didampingi Ketua Golkar Makassar Farouk B Betta serta Rusdin Abdullah.

NH Berhak Ajukan Tiga Calon Wagub

SOAL siapa yang akan menjadi pendampingi NH di Pilgub Sulsel nanti, Idrus mengaku bila DPP Golkar tidak punya kewenangan untuk menentukan. Hanya saja, setelah NH ditetapkan sebagai cagub, maka DPP Golkar akan memberikan kesempatan kepada NH untuk mengajukan minimal tiga nama bakal calon pendampinginya. “Iya itu hak Cagub untuk mengajukan tiga nama ke DPP. Tiga nama calon wakil yang diajukan akan dibahas di tim Pilkada DPP dengan sejumlah syarat,”jelasnya. Adapun syarat tersebut yakni Pertama menjamin adanya suksesi pencalonan, utamanya kualifikasi dan kualitas calon. Kedua mampu memberikan kontribusi pemenangan di pilgub nanti serta Ketiga sukses kepemimpinan setelah terpilih,”ujar Idrus.
Menurut Idrus, kehadiran NH sebagai calon pemimpin adalah sebuah kebutuhan dan karena itu seluruh kader harus bergerak dan berjuang untuk dapat mewujudkan kehadiran NH sebagai kebutuhan di Sulsel. (rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top