Metro

Proyek Tol Sutami Tahap I Rampung

MAKASSAR, BKM — Akhir 2016 lalu, jalan alternatif yangdibangun Pemprov Sulsel menghubungkan Jalan Perintis Kemerdekaan-Tol Sutami tahap I rampung dikerjakan.

Namun, hingga saat ini, jalan tersebut belum diberi nama. Sedianya, nama jalan itu akan disematkan di sela-sela acara pergantian tahun dari 2016 menuju 2017 lalu. Apalagi, pemprov merayakan pergantian tahun di lokasi tersebut. Namun karena satu dan lain hal, jalan itu tidak jadi diberi nama.
Menurut rencana, jalan tersebut akan diresmikan sekaligus diberi nama pada bulan Maret mendatang.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo bahkan menginstruksikan stakeholder terkait untuk mempersiapkan rencana tersebut. Namun sebelum diresmikan, Syahrul melakukan inspeksi dan pemeriksaan jalan itu, Rabu (18/1). “Tolong disiapkan rencana itu Maret yah, ” kata Syahrul.
Ketika ditanya terkait nama yang akan disematkan pada jalan itu, Syahrul mengatakan, kemungkinan besar akan menggunakan nama salah satu mantan gubernur yang telah wafat.
“Ada beberapa nama mantan Gubernur Sulsel yang bisa kita abadikan disana. Ada Ahmad Amiruddin, Andi Oddang, A Rivai, dan lainnya, ” kata Syahrul.
Jalan alternatif Perintis-Sutami tahap I akhirnya rampung. Sepanjang 3,2 kilometer jalan yang menghubungkan tol dengan Perintis Kemerdekaan sebagai salah satu alternatif pemecah kemacetan sudah mulus teraspal.
Kepala Dinas Bina Marga, Amin Yakub mengatakan untuk fisik jalan sudah rampung sesuai yang ditargetkan. Finishing seperti lampu jalan juga sudah dirampungkan.
Setelah tahap pertama itu, Dinas Bina Marga Sulsel sudah mulai mempersiapkan rencana pengerjaan Perintis-Sutami tahap II. Tahun ini, instansi tersebut menganggarkan dana sekitar Rp40 miliar untuk pembebasan lahan. Sementara untuk alokasi fisik, sejauh ini belum ada karena akan fokus dulu pada pembebasan lahan.
Amin memperkirakan untuk merampungkan jalan alternatif itu sehingga selesai hingga tahap II, masih dibutuhkan anggaran sekitar Rp200 miliar.
“Awal tahun depan diharapkan SK Gubernur sudah bisa keluar untuk proses pembebasan lahan, ” ungkap Amin. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top