PH Pemkot: Nonaktifkan Dua Oknum Dewas – Berita Kota Makassar
Sulselbar

PH Pemkot: Nonaktifkan Dua Oknum Dewas

PAREPARE, BKM — Penasehat Hukum (PH) Pemkot Parepare, Andi Lilling meminta Wali Kota HM Taufan Pawe segera menonaktifkan dua oknum Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Andi Makkasau Rahman Saleh dan Rahman Mappagiling dari jabatannya.
Pasalanya, keduanya sangat menganggu kenyamanan di RSUD karena dalam menjalankan tugasnya tidak sesuai tupoksinya sebagai perpanjangan tangan Wali Kota.
Apalagi kata dia sering melempar opini di media mengatasnamakan dewas tanpa kordinasi anggota dewas lainnya. Saat ini keduanya juga sedang dalam proses hukum atas perbuatan pidana penghinaan yang dilakukan terhadap plt direktur RSUD Andi Makkasau, dr Muh. Yamin.
“Agar mereka fokus menghadapi masalahnya. Persolannya kan sudah masuk ke rana hukum, kan begitu,”kata Andi Lilling, kepada wartawan, Rabu (18/17).
Dia menjelaskan, dua dari lima anggota Dewas kini tengah menghadapi persoalan internal dengan pihak menagemen yang berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian.
Selain itu, kedua oknum Dewas ini disebut-sebut menjadi aktor atas laporan salah satu LSM Mahatidana, yang menuding pihak menajemen Rumah Sakit melakukan penyimpangan. Bahkan keduanya menyatakan siap menjadi saksi atas laporan LSM tersebut.
“Karena keduanya ingin jadi saksi, untuk objefitas penyelidikan sebaiknya non aktif sampai ada putusan pengadilan,”tambahnya.
Salah satu pertimbangan penegak hukum dalam memeriksa saksi adalah keterkaitan antara pelapor dan terlapor. Jika non aktif maka tidak akan menganggu fungsi dan kerja Dewas.
“Nah, dua orang oknum Dewas itu tentu masih berkaitan dengan menagemen rumah sakit. Tidak menutup kemungkinan akan memberikan kesaksian yang tidak objektif,”ungkapnya.
Sementara itu, plt Direktur Rsud Andi Makasau, Parepare mengaku telah memenuhi pangilan aparat kepolisian terkait dengan laporan LSM. Dia juga mengaku sudah memberikan kesaksian terhadap laporannya terhadap dua oknum Dewas tersebut.
Yamin melaporkan oknum Dewas atas dugaan penghinaan dan perbuatan tidak menyenangkan.
Sementara itu, Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, sebelumnya, menegaskan bakal melakukan evaluasi dalam menyikapi perseteruan antara Dewas dan menagemen Rumah Sakit.
“Sebagai owner Rumah sakit kami akan melakukan evaluasi. Adapun tindakan tegas tentu kami akan lakukan setelah ada hasil kajian dan evaluasi secara objektif,”ungkap Taufan. (smr/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top