Pemkab Akui Sulit Setop Aktivitas Tambang – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Pemkab Akui Sulit Setop Aktivitas Tambang

SINJAI, BKM — Pemkab Sinjai dibuat tak berkutik dengan semakin maraknya penambang liar yang tidak mengatongi izin menjalankan aktivitas tambang. Akibatnya masyarakat pun mengeluhkan aktivitas tambang ilegal tersebut. Salah seorang pemilik tambang Jai kepada BKM, Rabu (18/1) mengatakan perusahaanya telah mengantongi izin seharusnya menjadi salah satu yang dapat melakukan penambangan, namun pada kenyataannya masih banyak penambang liar tapi tetap melakukan aktivitas tambang.
“Seharusnya tidak boleh dibiarkan karena kita yang susah payah mengurus izin sesuai prosedur, api kita merasa dirugikan oleh penambang liar yang seenaknya menambang tanpa izin,” keluh Jai kemarin.
Kepala Bidang ESDM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Idham yang dikonfirmasi terkait mengaku pihaknya saat terkendala aturan. Pasalnya, saat ini pihaknya tidak mempunyai kewenangan menghentikan aktivitas tambang liar, karena kewenangan itu sudah diambil alih provinsi.
“Saya hanya bisa menyarankan melaporkan ke polisi jika ada yang merasa dirugikan, selain itu persoalan ini tetap akan kita koordinasikan ke provinsi,” jelasnya.
Kepala Seksi Perijinan Pemanfaatan Energi Panas Bumi, Muhammad Ali menambahkan pihaknya mengakui tidak memiliki kewenangan melakukan pelarangan aktivitas tambang meski itu ilegal.
“Bahkan pernah terjadi sebelumnya, kami mempertanyakan kepada penambang yang tidak mempunyai ijin kenapa masih melakukan aktivitas tambang, namun justru penambang tersebut malah menjawab bahwa itu bukan urusan kamu, jadi kita tidak bisa berbuat apa apa,” ungkapnya.
Sementara itu anggota Komisi III DPRD Sinjai H. Muh Darwis dan Mappahakang, S Ag saat ditemui, Rabu (18/1) membenarkan pihaknya memang sering menerima aspirasi dari masyarakat terkait tambang liar. Tapi dewan kesulitan menghentikan aktivitas itu karena belum pernah melihat secara langsung para penambang liar tersebut.
“Sudah sering kita menerima keluhan itu dan kita meninjau langsung ke lokasi, namun sulitnya tidak ada masyarakat yang mau memberikan kesaksian. Setiap kali turun ke lapangan tidak pernah mendapatkan aktivitas tambang, bahkan alat yang dipakai menambang tidak kita dapatkan, namun bekas adanya aktivitas tambang memang ada,” ungkapnya. (din/E)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top