Langkah, Elpiji 3 Kg Tembus Rp25 Ribu – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Langkah, Elpiji 3 Kg Tembus Rp25 Ribu

LANGKA -- Aktifitas salah satu pangkalan pengisian tabung elpiji 3 Kg di Sidrap. Kelangkaan ini terjadi akibat tingginya pemakaian petani pompa air dan peternak, Rabu (18/1).

SIDRAP, BKM — Tabung elpiji 3 kg terjadi kelangkaan di Kabupaten Sidrap. Akibatnya harga pertabungnya pun mengalami kenaikan hingga Rp 25 ribu yang sebelumnya sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 16 ribu lalu naik Rp 20 ribu dan Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu.
Kelangkaan terjadi itu akibat konversi penggunaan bahan bakar disektor pertanian maupun peternakan meningkat.
“Karena sudah menjadi kebutuhan. Jadi mau tidak mau harus beli meski mahal. Saya sudah keliling cari, baru satu kios saya dapat. Itupun harganya saya tebus Rp25 ribu,” keluh Mustari salah seorang warga Panca Lautang, Rabu, (18/1).
Ia mengatakan, kelangkaan elpiji sudah terjadi sejak pekan lalu.
Hal senada dialami La Dadi. Mereka membeli tabung dengan jumlah yang banyak dari pangkalan lalu kemudian dijualnya kembali dengan harga yang mahal.
“Ini sudah beberapa hari terjadi. Jika mobil pendistribusi menurungkan tabung 3 Kg ke pangkalan. Itu hanya beberapa menit saja langsung habis karena ada oknum yang membeli dengan jumlah banyak untuk di jual kembali dengan harga mahal,” ungkapnya.
Warga berharap agar pemerintah dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang mengambil keuntungan besar dengan mengorbankan masyarakat kecil.
Menurutnya, pemerintah juga harus melakukan pemantauan kalau perlu sidak untuk mengetahun dan memberikan sanksi kepada mereka yang nakal.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap, Wahyuddin mengaku telah membentuk tim pemantau gas elpiji 3 Kg. “Dengan adanya laporan kelangkaan, pemerintah sudah bentuk tim dan saat ini telah turun kelapangan,” katanya.
Wahyuddin mengatakan, bilamana ada ada agen, sopir pendistribusian hingga pangkalan menjual diatas HET, maka langsung dikenakan sanksi tegas berupa pencabutan izin.
Kabag Ekonomi Sekkab Sidrap, Ambo Ela mengklai pasokan gal elpiji 3 Kg itu sudah normal, akan tetapi karena adanya konversi penggunaan bahan bakar ini kesektor pertanian maupun peternakan maka sering terjadi kelangkaan.
“Pendistribusian gas elpiji 3 Kg di Sidrap tiap harinya itu mencapai 12 ribu tabung yang disebar ke 400 agen di 11 Kecamatan,” ujarnya.
“Empat agen ini, tiap hari itu mendistribusikan gas elpiji 3 Kg ini masing-masing pangkalan. Jadi kalau dirata-ratakan, tiap kecamatan itu mendapat jatah sebanyak 1.000 tabung perhari,” katanya. (ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top