Gojentakmapan

Kehadiran LP Memanusiakan Manusia

BKM/KR KULLE SERAHTERIMA -- Mantan Kalapas Jeneponto, Ilham Agung Setyawan, foto bersama pegawai LP Jeneponto dan wartawan.

JENEPONTO, BKM — Kehadiran Lembaga Pemasyarakatan (LP) itu sebenarnya sebagai tempat pembinaan. Dimana, setelah keluar dari LP, binaan selain tobat juga lebih baik kelakuannya dibandingkan sebelum masuk LP.
”LP sekarang jauh beda dengan LP di jaman sebelum tahun 1945. Dimana sebelum tahun 1945, para penghuni LP dipandang sebagai sosok yang membahayakan, meresahkan atau bahkan sampai ada yang menjuluki sebagai sampah masyarakat. Tapi setelah tahun 1945, apalagi setelah Pancasila dijadikan dasar negara, di dalam Pancasila pada sila keempat disebutkan kemanusiaan yang adil dan beradab. Dimana, LP berubah fungsi pembinaan. Yakni memanusiakan manusia,” jelas Kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Sulsel, H Jauhar Fardin, saat memberikan arahan pada acara serahterima jabatan dan pisahsambut Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jeneponto dari Muh Ilham Agung Setyawan, A.MD.IP SIP kepada penggantinya Muhammad Kameily A.MD.IP.SH.
Turut hadir Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pemkab Jeneponto, Suardi, Kajari, Darmukit, Ketua PN Jeneponto, Sunaryanto, Kadis KLH dan Kebersihan, Muh Rusli Ramli, para Kalapas, para pegawai, dan warga binaan di halaman Rutan, Rabu (18/1).
Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Suardi, mengatakan, pihaknya merasa sangat kehilangan pejabat lama, Ilham Agung Setyawan. Karena Ilham dipandang sangat membantu setiap kegiatan Pemkab.
”Sehingga pekerjaan kita masing-masing lebih ringan, karena saling mendukung dan kedekatan perasaan. Buktinya, berkat kedekatannya dengan Pemkab Jeneponto dalam hal ini Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar menghibahkan sebidang tanah seluas 2 hektare lebih untuk dibangun kantor LP baru. Semoga saja kepada pejabat baru apa yang diusahakan pejabat sebelumnya bisa terealisasi pembangunan kantornya. Karena sudah sangat over kapasitas dan bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat dan Pemkab Jeneponto, dengan tagline Gammara agar tingkah laku adat dan lainnya untuk membangun Jenepontota Gammara,” jelas Suardi.
Kepala Keamanan Kalapas Jeneponto, Palangkey Karaeng Lagu, mengatakan, Kepala Rutan kelas II B Jeneponto sebelumnya Moh Ilham Agung Setyawan akan menduduki posisi baru sebagai Kepala Rutan Batang, Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan penggantinya, Muhamad Kameily sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rutan Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top