Bupati Didesak Copot Dirut PDAM – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Bupati Didesak Copot Dirut PDAM

COPOT -- Massa yang terdiri dari gabungan sejumlah LSM mendatang Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (18/1). Mereka mendesak Bupati Nurdin Abullah mencopot Dirut PDAM Andi Nurjaya Hakim

BANTAENG, BKM — Sejumlah LSM yang tergabung dalam Aliansi Pemuda yang dikoordinatori Rusdi B, mendesak Bupati Bantaeng mencopot Direktur Utama PDAM, Andi Nurjaya Hakim.
Tuntutan tersebut disampaikan dalam suatu aksi yang digelar di dua tempat, yakni depan kantor PDAM dan di Depan Kantor Bupati, Rabu (18/1).
Aldi Dg Naba dan Yudha Jaya dalam orasinya, menyampaikan keluhan pelanggan air bersih yang sering macet. Selain itu, PDAM dituding manipulasi rekening yang tiba-tiba drastis membengkak dari pemakaian sebelumnya.
Usai menyampaikan uneg-unegnya di depan kantor PDAM, demonstran bergerak menuju kantor bupati. Disini, mereka mendesak bertemu bupati atau pejabat yang mewakili.
Sejumlah perwakilan aksi diterima Sekkab Bantaeng, Abdul wahab, di ruang kerja Asisten I Bidang Pemerintahan. Didampingi Asisten I Andi Hero, Sekkab berjanji akan meneruskan tuntutan tersebut ke bupati.
Sekkab juga akan membentuk tim yang bertugas melakukan investigasi atas laporan pelanggan PDAM. Khususnya menyangkut perbedaan angka meteran dengan bukti pembayaran rekening.
Dari kantor bupati, Aldi dan kawan-kawan berdialog dengan anggota DPRD di ruang utama dewan. Mereka diterima Darwis (Ketua Komisi B), Muh Ridwan (Ketua Komisi C), Muh Asri Bakri (Ketua Komisi A), Muh Arasy Pakkanna (Ketua Fraksi Amanat Pembangunan Demokrasi).
Demonstran mendesak agar dewan mengeluarkan rekomendasi pencopotan Andi Nurjaya dari jabatannya sebagai Dirut.
Menanggapi hal ini, Darwis dan rekannya mengatakan, tuntutan tersebut akan dibahas dalam rapat fraksi sebagai persyaratan terbitnya rekomendasi dan keputusan dewan lainnya.
Seperti diberitakan BKM, sejumlah pelanggan resah akibat kekurangan air bersih. Selain itu, pelanggan juga mengeluhkan membengkaknya pembayaran rekening air dari harga normal. (wam/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top