Headline

Alimuddin Empat Periode Pimpin Wilayah ‘Texas’

IST EMPAT PERIODE-Alimuddin (memakai kopiah) yang telah empat periode memimpin RW 7 Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala.

ADA banyak karakter wilayah di Kota Makassar. Salah satunya adalah kawasan rawan terjadinya berbagai tindakan yang dapat merugikan masyarakat. Biasanya disebut wilayah ‘texas’.

Laporan: Juni Sewang

JALAN Borong Raya Baru 1, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala. Di sinilah Alimuddin menjabat sebagai ketua RW 7. Sudah 20 tahun atau empat periode ia memimpin di wilayah ini.
Usia Alimuddin saat ini sudah 70 tahun. Dulunya ia seorang guru Sekolah Dasar (SD). Namun sekarang sudah memasuki masa purna bhakti.
Sekolah tempatnya dulu mengabdi terletak tidak jauh dari kediamannya. Meski telah pensiun, ia tetap menaruh perhatian khusus terhadap SD tersebut. Maklum, lokasinya berada di wilayah RW yang dipimpinnya.
Selama menjabat sebagai ketua RW, ada banyak hal yang telah dilalui Alimuddin. Diakui, Jalan Borong Raya dulunya merupakan wilayah yang kurang aman. Cukup banyak keluhan yang datang dari warga terkait masalah keamanan.
”Selain sebagai ketua RW, saya juga selalu berusaha menjadi orang tua bagi warga. Di sini semua karakter ada. Waktu pemekaran di tahun 90-an, banyak masalah yang muncul. Borong itu daerah texas,” ucapnya.
Selangkah demi selangkah Alimuddin berupaya mengikis anggapan tak baik itu. Sebagai ketua RW, dirinya proaktif melakukan pendekatan terhadap masyarakatnya. Apalagi sebelumnya ia sudah pernah menjadi ketua RT.
”Warga itu butuh pelayanan dan kenyamanan. Kalau fasilitas pelayanan tidak terlalu mendukung, yang terpenting ciptakan kenyamanan. Ketika timbul kenyamanan, maka pelayanan yang baik akan mengikut,” ujarnya.
Untuk menciptakan rasa aman bagi warganya, setiap malam Alimuddin mengelilingi wilayahnya. RW 7 Kelurahan Batua memiliki delapan RT. Jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 900.
”Ada ribuan jiwayang hatrus kita beri rasa aman. Kalau semua masalah harus saya yang tangani, tentu tidak bisa. Tentunya berkoordinasi dengan RT. Kalau tidak bisa ditangani RT, baru RW turun tangan. Begitu pula kalau tidak bisa saya tangani, disampaikan ke kelurahan dan Babinsa,” jelasnya.
Alimuddin punya salah satu kunci suksesnya memimpin di wilayah rawan ini. ”Kalau ada perselisihan yang terjadi di tengah warga, jangan langsung menyalahkan. Apalagi tidak punya dasar. Fungsi kita disini adalah sebagai penengah,” ujarnya.
Karena kemampuan dan keberhasilannya dalam memimpin, oleh warga, Alimuddin kembali diminta untuk mencalonkan diri sebagai ketua RW.
”Alhamdulillah, saya diminta lagi oleh warga untuk menjadi calon ketua RW. Setelah ikut acara di balai kota, saya bertemu dengan Pak Wali. Saya juga diminta untuk mencalonkan diri,” imbuhnya. (*/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top