Politik

Pencairan Dana Baznas Oleh Ketua PAN Disorot

ENREKANG,BKM–Pencairan dana Badan Amal Zakat (Baznas) yang dilakukan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Enrekang H Suardi masih menuai sorotan. Meski Suardi sudah mengundurkan diri sebagai Ketua Baznas setelah terpilih sebagai Ketua DPD PAN Enrekang baru-baru ini.
Meski Suardi sudah tidak berkantor sebagai Ketua Baznas, namun ia masih dibutuhkan ketika pencairan dana Baznas hasil pemotongan para gaji PNS lingkup Pemkab Enrekang yang ada di Bank BPBD.
Hal ini sampaikan Mursid salah seorang anggota komisioner Baznas Enrekang saat menghadir rapat kerja komisi gabungan DPRD Enrekang dengan pengurus Baznas di Gedung DPRD Enrekang, Selasa (17/1). “Ketua Baznas kami selama mengundurkan diri, tidak pernah lagi masuk kantor, terkecuali pada saat pencairan dana di BPBD pengambilan uang di Bank,”kata Mursid didepan puluhan anggota komisi gabungan.
Menurutnya, pengunduran diri sebagai ketua Baznas Enrekang belum bisa diakui pihak Bank selama belum ada Surat Keputusan (SK) pengganti dari Baznas Pusat. “Hasil rapat kami dengan pihak BPBD, H Suardi masih diakui pihak Bank sebagai ketua Baznas selama belum ada SK penggantinya. Makanya waktu pencairan uang dia yang bertanda tangan,tetapi dalam aktifitas sehari-hari di Baznas sudah tidak aktif,”jelas Mursid.
Sementara itu, legislator Nasdem Enrekang Arsyad yang tergabung dalam komisi dua tersebut meminta kepada komisioner Baznas Enrekang untuk mempertanggung jawabkan apa yang dilakukan Ketua PAN Enrekang yang sudah mengundurkan diri tetapi masih bisa mencairkan uang,”Komisioner Baznas harus mempertanggung jawabkan itu,”pinta Arsyad.(her/rif/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top