Kepala SMPN Rumbia Dikabarkan Meninggal – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Kepala SMPN Rumbia Dikabarkan Meninggal

JENEPONTO, BKM — Masih ingat kasus yang membelit Yusuf Jarre, oknum Kepala SMPN Rumbia. Dalam beberapa hari terakhir beredar kabar kalau yang bersangkutan meninggal dunia atau menghilang.
Bahkan, beberapa orang terdekatnya seakan tidak tahu bagaimana kondisi Yusuf Jarre sesungguhnya. Muliati, isteri Yusuf mengatakan, sejak kejadian itu dirinya sudah tidak ada lagi hubungan dengan Yusuf.
”Sejak kejadian itu, sudah tidak adami lagi hubungannya dengan saya. Apakah sudah cerai dan berapa anakku, tidak usah ditanyakan ke saya. Itu kita sendiri mengartikannya bahwa sudah tidak adami hubungannya dengan saya,” kata Muliati dengan nada jutek saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (17/1).
Begitu pula adik kandung Yusuf Jarre yang mengaku bernama Ani Daeng Arung, mengatakan, belum ada penyampaian tentang apakah kakaknya meninggal kakak saya Yusuf jarre.
”Terimakasih infonya karaeng. Nanti saya hubungi kakakku,” jelas Ani tanpa merinci kakak siapa yang hendak dihubungi.
Saat dihubungi Lapas IIB Bantaeng, menurut Kepala Seksi Tahanan, Roni, tidak ada kejadian apa-apa di sini. ”Aman-aman saja dan tidak ada tahanan meninggal. Juga nama Yusuf Jarre tidak ada di dalam lembaga. Cobaki tanya di Polres Bantaeng,” kata Roni.
Kabag Humas Polres Bantaeng, Aiptu Sandri, mengatakan, berkas kasus Yusuf Jarre sudah dilimpahkan ke kejaksaan. ”Mungkin sudah dititip di lembaga. Kalau tidak ada di lembaga, saya angkat tangan. Karena tidak mungkin ditahan di sel kejaksaan. Karena lama waktunya ditahan kejaksaan itu paling dua hari,” jelas Sandri.
Kepala Dinas Dikbud Jeneponto, Nuralam Basir, mengatakan, belum ada laporan masuk tersangka Kepsek SMPN Rumbia, Yusuf Jarre, meninggal dunia. ”Belum-belum,” jelas Nuralam singkat sambil mengatakan sedang memimpin rapat.
Yusuf Jarre sendiri ditahan polisi karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap siswinya. Ia digiring ke Polres Bantaeng pada 28 Nopember 2016 karena kejadiannya berada di Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng. (krk/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top