Nilai Ekspor Sulsel Meningkat 24,63 Persen – Berita Kota Makassar
Bisnis

Nilai Ekspor Sulsel Meningkat 24,63 Persen

BKM/NUGROHO EKSPOR IMPOR -- Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, memberi penjelasan terkait pertumbuhan dan perkembangan ekspor dan impor Sulsel selama tahun 2016.

MAKASSAR, BKM — Nilai ekspor Sulsel selama Desember 2016 mengalami kenaikan sebanyak 24,63 persen dibandingkan Nopember 2016. Jika pada Nopember nilai ekspor berkisar USD102,29 juta dan di Desember menjadi USD127,49 juta.
Berbeda dengan nilai ekspor dari periode Januari-Desember 2016 justru mengalami penurunan sebesar 18,06 persen. ”Nilai ekspor Sulsel pada 2015 mencapai USD1.409,1 juta, sedangkan tahun 2016 hanya mencapai USD1.154,6 juta,” jelas Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Nursam Salam pada press release Berita Resmi Statistik (BRS) di kantor BPS Sulsel, Jalan H Bau, Senin (16/1). Press Release ini membahas tentang perkembangan ekspor dan impor Sulawesi Selatan pada Desember 2016.
Komoditas ekspor terbesar selama Desember 2016 dari Sulsel adalah nikel. Nilainya mencapai USD69,12 juta. Disusul kakao sebanyak USD16,72 juta kemudian ikan dan udang sebanyak USD11,28 juta.
Nursam menambahkan, pada Desember 2016 Jepang merupakan negara dengan tujuan ekspor terbesar. Nilai ekspor ke Jepang pada Desember lalu mencapai angka USD73,96 juta. ”Jepang masih menjadi tujuan ekspor terbesar pada Desember, Amerika Serikat dan Tiongkok diurutan kedua dan ketiga,” lanjut Nursam.
Nilai impor sendiri selama Desember 2016 mengalami kenaikan dibanding Nopember 2016. Kenaikannya mencapai 49,22 persen. Pada November 2016 nilai impor sebesar USD65,8 juta, sedangkan Desember 2016 sebesar USD98,19 juta.
Namun jika dilihat dari periode Januari-Desember, pada 2016 nilai impor turun dibandingkan 2015. Pada periode Januari-Desember 2015 nilai impor sebesar USD943,67 juta, turun 10,59 persen pada periode yang sama tahun 2016 diangka USD843,74 juta.
Mesin-mesin mekanik menjadi barang impor terbesar yang masuk ke Sulsel. Nilainya mencapai USD23,18 juta. Diperingkat kedua dan ketiga barang impor yang masuk ke Sulsel pada Desember 2016 adalah gandum-ganduman dan bahan bakar mineral.
Negara asal impor terbesar adalah Tiongkok yang mencapai USD49,03 juta. Kemudian ada Singapura sebesar USD17,57 juta dan Argentina sebesar USD7,43 juta. (*mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top