Direktur PDAM Janji Perbaiki Pelayanan – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Direktur PDAM Janji Perbaiki Pelayanan

BANTAENG, BKM — Sejumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantaeng murka.Pasalnya, selain distribusi air bersih tidak lancar, juga terjadi lonjakan pembayaran rekening. Masalah ini diunggah melalui media sosial.
Penanggungjawab rumah PAN Agusliadi di Jalan Elang menumpahkan kemarahannya melalui akun miliknya. Penyebabnya, pembayaran rekening air melonjak drastis.
“Sangat lucu waktu saya tinggal di rumah Partai PAN yang rekening airnya atas Nama S Dg Nyallu, selama kurang lebih enam tahun (terakhir saya tinggal 7 Desember 2016) paling banyak saya bayar air 55 ribu tapi setelah saya tidak tinggal lagi di rumah PAN (rumah kosong) selama 1 bulan setengah dan hari ini (16 Januari 2017) saya pergi membayar, disuruh membayar 225 ribu lebih”, unggah Agus, Senin (16/1).
Dikonfirmasi BKM, Agus mengaku marah di kantor PDAM. Dia menolak untuk membayar tagihan rekening tersebut. “Saya tidak mau bayar”, ketusnya.
Nyanyian Agus di medsos mendapat respon dari banyak pelanggan. Mereka mengaku mengalami hal yang sama. Diantaranya pemilik akun Qkho Kabut Belantara yang mengaku beralamat di BTN Tamarunang, Kelurahan Lembang, diharuskan membayar Rp 500 ribu selama dua bulan. Padahal, kata dia, rumahnya tidak ditinggali dan normalnya hanya membayar Rp 19 ribu. “saya 2 bulan tidak tinggal di btn tamarunang biasanya 19.000…sekarang 2 bulan kurang lebih 500.000 mau kubayar….bingungku”, tulisnya.
Salah seorang pelanggan yang dengan alamat di Sasayya, Hamka, mengaku Agustus 2016, tagihan rekening airnya melonjak tajam menjadi Rp 280 ribu perbulan. Padahal, kata dia, paling banyak dibayar hanya Rp 55 ribu. Setelah dikomplain, kata Hamka, pembayarannya kembali ke posisi normal Rp 50 ribu.
Sebelumnya, Nurviani Langgara Andi, tertanggal 12 Januari mengunggah “Butuh penjelasan dari PDAM…ancur kau PDAM…brapa bulanma nubikin galau..keluhan tdk diperhatikan,,,apa skrg penjelasanmu?? Saya sdh 4bulan tdk pake pdam..smpe oktober sy masih trima bayar…dan meteranku berhenti di 3268 smpe meteran depan berdebu krn dak pernh ada tanda2 di”liat”…sengaja sy pergi bayar,,un apa? Saya mau bukti…slama ini sy sll ngeluh tp tdk ada penjelasan…skrg apa???”.
Status ini mendapat komentar 318 dan 208 yang like. Beberapa komentar yang bermunculan juga mengaku mengalami mengeluhkan kesalahan tersebut. Komentar lainnya meminta agar masalah ini dilaporkan ke pihak berwajib.
Direktur Utama PDAM Bantaeng, Andi Nurjaya Hakim, membalas unggahan Nurviani. Dia mengatakan, bahwa hal tersebut terjadi karena kelalaian petugas pencatat. Sebagai sanksinya, kata Nurjaya, dia menunda kenaikan gaji berkala yang bersangkutan.
Kepala Seksi Pelayanan PDAM Bantaeng, Andi Soltan, ketika dikonfirmasi, mengatakan hal yang sama dengan Nurjaya. Bahwa masalah tersebut adalah kesalahan petugas pencatat.
Ditanya, kenapa kesalahan serupa terulang terus? Soltan mengatakan, pihaknya membuka diri untuk memperbaiki kekeliruan ini. “Kalau ada pelanggan yang merasa dirugikan, silahkan temui saya. Kita akan mengkroscek lalu kemudian membetulkan kalau terbukti ada kekeliruan”, ujarnya.
Agusliadi yang juga Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, akan mendatangi DPRD setempat dan meminta agar Dirut PDAM dicopot. (wam)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top