Sulselbar

Rahman Saleh Mengaku Disudutkan

PAREPARE, BBKM — Anggota Dewas RUSD Andi Makkassau Rahman Saleh mengakui pemberitaan selama ini menyudutkan dirinya. Akibatnya menucvul komentar-komentar tidak jelas membuat dewas merasa disalahkan, padahal sudah sesuai prosedur tindakan yang dilakukan.
”Jadi kami di dewas mau melihat RSUD Andi Makkasau baik pelayanan tanpa masalah, bahkan kami melindungi Wali Kota (owner) jika tidak kami bertindak kalau ada masalah di Rumah Sakit,”tuturnya.
Rahman Saleh akan melaporkan ke polisi terkait tudingan dirinya selaku dewas yang biang masalah dalam kasus ini sehingga mencuat dipermukaan. ”Mestinya pak Yamin tidak melapor ke polisi dan diselesaikan diinternal. Kalaupun saya kritik di DPRD mestinya disampaikan ke owner jangan langsung ke polisi,”tuturnya.
Dewas menantang dan owner RSUD Andi Makkasau untuk di audit independen bukan diaudit secara internal.”Jadi kalau mau dibuktikan ada masalah keuangan di RSUD maka harus audit independen, bukan inspektorat,”katanya.
Soal pernah dipanggil Wali Kota itu tidak benar. ”Kami hanya ditelpon asisten bukan pak Wali Kota. Mestinya kan kalau didipanggil harus sesuai prosedur dengan cara menyurat supaya ada bukti pertanggungjawaban selaku dewas bukan menelpon, apalagi yang menelpon asisten peemrintahan. Itupun juga terkesan mendadak sehingg kami tidak jadi pertemuan dengan owner tapi kalau dipanggil sekarang kami siap,”tuturnya.
Sementara Muh Ali menanggapi serius terkait keinginan Dewas melaporkan dirinya ke polisi karena komentarnya di media menyangkut copot dua anggota dewas jika jadi sumber masalah.”Itu hal yang wajar dan punya hak keduanya melapor ke polisi tapi harus dibuktikan juga apakah masuk dalam unsur delik pidana atau tidak, karena saya mengkritik dewas karena memang awalnya sudah ribut dengan pihak manajemen.
Ali melihat kekisruan itu, maka saya sarankan ke owner agar diganti dari pada ribut, termasuk plt Direktur RSUD.”Itukan sudah jelas ada masalah, kalaupun dilapor dimana letak masalahnya saya juga tidak akan diam mengenai hal ini. Mestinya dewas cerdas menanggapi masalah ini,”tuturnya.
Sementara, dr Muh. Yamin mengakui kalau dirinya melapor hanya privasi bukan atas nama Pemkot atau manajemen RSUD.”Saya melapor karena keduanya telah menghina saya didepan umum saat rapat di ruang komisi II DPRD yang mestinya tidak bisa terjadi,”tandasnya. (smr/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top