PPP Butuh Calon Yang Serius – Berita Kota Makassar
Politik

PPP Butuh Calon Yang Serius

IST MINTA SERIUS--Wakil Ketua umum DPP PPP HM Amir Uskara bersama Ketua DPW PPP Sulsel HM Aras dan pengurus lainnya menerima kunjungan bakal calon Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo beberapa waktu lalu. Amir kini meminta semua bakal calon gubernur harus serius.

PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) butuh bakal calon Gubernur Sulsel yang serius ingin maju dan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel maupun di Pemilihan bupati (Pilbup) serta Pemilihan Walikota (Pilwali) 2018 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP HM Amir Uskara di Warkop Raden Bentar, Panakkukang Makassar, Sabtu (14/1).
Menurut Amir, calon yang serius adalah mereka yang siap lahir batin akan bertarung, tidak sekedar cari popularitas atau menjadikan Pilgub acara semacamnya sebagai sasaran antara. “Kita butuh calon yang serius untuk maju, makanya PPP tidak ingin menyebut nama siapa saja yang berpeluang akan diusung. Siapa tau kita sebut, ternyata tidak jadiji juga maju,”ujar Amir yang juga anggota Badan Angaran (Banggar) DPR RI ini.
Untuk itu, sebelum disurvei, kandidat tersebut akan dilihat dulu seperti apa peluangnya, termasuk kader PPP yang ingin maju di Pilbup dan Pilwali nanti.
Saat ini menurut Amir yang pernah menjabat ketua DPW PPP Sulsel dua periode, baru anggota DPR RI dari PPP HJ Fatmawati Rusdi yang diberi kesempatakan untuk bersosialisasi jelang Pilbup Sidrap.
“Kita sudah minta dia (Fatmawati) untuk bergerak dan bersosialisasi di Sidrap,”ujar mantan Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini.
Saat ini PPP Sulsel mengontrol 7 kursi di parlemen, sementara untuk mengusung pasangan calon minimal mendapat dukungan 17 kursi.
Di Makassar PPP mengontrol 5 kursi, Wajo 7 kursi, Pinrang 4 kursi, Jeneponto 3 kursi, Bantaeng 2 kursi, Bone 2 kursi, Parepare 1 kursi serta Sidrap 2 kursi. Adapun di DPRD Enrekang, partai berlambang ka’bah ini tidak memiliki wakil. (rif)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top