Plt Gubernur Puji Pertumbuhan Ekonomi Mamuju – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Plt Gubernur Puji Pertumbuhan Ekonomi Mamuju

BKM/ALALUDDIN KUNKER -- Plt Gubernur Sulbar, Irjen Pol Carlo Tewu, SH MH ketika menggelar pertemuan bersama jajaran Pemkab Mamuju. Pertemuan ini dalam rangka kunker gubernur ke Pemkab Mamuju.

MAMUJU, BKM — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulbar, Irjen Pol Carlo Tewu SH MH, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, Jumat (13/1). Dalam Kunker tersebut, gubernur didampingi sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulbar, di antaranya Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Provinsi Sulbar, Ir H Hamsah, Biro Pemerintahan Sulbar, Wahab Hasan Sulur, Kepala Badan Perencanaan Provinsi Sulbar, Junda Maulana, dan Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar, Eman Hermawan.
Selain itu, juga turut mendampingi Plt gubernur Sulbar, yakni Kapolda Sulbar, Kapolres Mamuju, Dandim Mamuju, serta stakeholder lainnya. Pada pertemuan yang berlangsung di ruang pola kantor bupati Mamuju, turut dihadiri bupati Mamuju bersama pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Mamuju.
Plt Gubernur Sulbar, Carlo Brix Tewu menyampaikan, sebelum Kunker ke Mamuju, ia bersama rombongan telah melakukan Kunker di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Mamasa, dan Majene.
Selain itu, ia juga telah menemui Raja atau Maradika Mamuju, Andi Maksum Dai. Ini dilakukan dengan maksud untuk memohon dukungan dalam menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sulawesi Barat
”Sebagai orang baru, saya mau mappatabe kepada bapak dan ibu semua. Sebelum saya ke pak bupati, saya sudah mappatabe kepada Raja Mamuju untuk mohon dukungan agar saya bisa menjalankan tugas-tugas dengan baik dan benar,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Mamuju, Drs H Habsi Wahid MM menggambarkan secara lisan kondisi Kabupaten Mamuju. Salah satunya mengenai pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mamuju yang kini mencapai angka 7,7 persen.
”Mamuju akhir-akhir ini tingkat pertumbuhan ekonominya mencapai angka 7,7 persen. Kalau kita bandingkan dengan provinsi, Alhamdulillah, kita masih di atas. Kontribusi pertumbuhan ini lebih banyak dari sektor pertanian sekitar 30 persen,” urai Bupati Mamuju.
Menanggapi itu, Gubernur Sulbar Carlo Tewu berpesan agar angka 7,7 persen tersebut dapat dipertahankan. Menurutnya, posisi Kabupaten Mamuju selaku ibukota provinsi menjadi sebuah keuntungan.
Sebab, setiap pengusaha yang berbisnis di Sulawesi Barat, mau tidak mau harus berkantor di Kabupaten Mamuju. Dari itu, Carlo Tewu berpesan, kabupaten dengan sebutan Manakarra ini harus menjadi etalase di Sulawesi Barat.
Terkait salah satu tugas pokok Plt gubernur, yakni menyukseskan pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada pemilihan umum serentak 15 Februari 2017, Carlo Tewu menyampaikan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama mengenai distribusi logistik yang memerlukan pengawasan ketat sampai ke bilik suara. Kedua mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara, dan ketiga, pembuatan surat keterangan domisili.
Carlo menyampaikan, segala sesuatu menyangkut pelaksanaan Pilkada, telah ia bicarakan bersama KPU dan Bawaslu. Sehingga ia berharap, Pilkada dapat terlaksana dengan baik dan sesuai harapan.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat (Sulbar), Brigjen Pol Drs Nandang MH yang baru menjabat pada 20 Desember 2016, mengingatkan kepada setiap penyelenggara negara untuk melaksanakan kewajibannya. Yakni memberikan pelayanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
”Saya ingin sampaikan, dalam Undang-Undang Nomor 39 tahun 2008, Polisi, Pemda, TNI, itu termasuk penyelenggara negara. Setiap penyelenggara negara punya kewajiban untuk memberikan pelayanan. Adapun pelayanan publik itu diatur dalam Undang-undang nomor 25 tahun 2009,” terangnya.
Olehnya itu, Nandang mengajak dan memberi motivasi kepada penyelengga negara mulai tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa untuk bersinergi dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. (ala/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top