Pekan ini PN Gelar Sidang Pelanggaran Pemilu – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Pekan ini PN Gelar Sidang Pelanggaran Pemilu

MAMUJU, BKM — Kasus dugaan keberpihakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap salah satu pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur (Wagub) Sulbar mulai digulirkan di Pengadilan Negeri (PN) Mamuju, pada Senin hari ini (16/1). Mereka yang diduga terlibat adalah oknum kepala desa Papalang dan seorang oknum ASN lingkup Pemkab Mamuju.
Apa yang dilakukan keduanya dipandang telah bertentangan peraturan maupun perundang-undangan yang ada. Dalam Undang-Undang (UU) No 6 tahun 2014, tentang desa, seorang kepala desa harus bersikap netral dan tidak boleh berpolitik praktis.
Begitu pula dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS (Pegawai Negeri Sipil) pada pasal 4, melarang PNS mendukung calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Atas pelanggaran ini, kedua oknum tersebut telah dilimpahkan berkasnya ke PN Mamuju.
Humas PN Mamuju, Arwan SH, saat dihubungi melalui telepon, Jumat (13/1), membenarkan kalau kasus pidana Pemilu yang diduga melibatkan salah seorang oknum kepala desa dan ASN lingkup Pemkab Mamuju, sudah dilimpahkan ke PN Mamuju. Rencananya akan disidangkan pekan depan.
”Berkasnya sudah ada di PN. Pekan depan rencana disidangkan,” ujar Arwan.
Untuk persidangan awal atas kasus tersebut, kata Wawan sapaan akrab Arwan SH, lazimnya hanya berisi pembacaan dakwaan. Jika memungkinkan, terdakwa dapat menyampaikan eksepsi. Dapat pula hakim melakukan pemeriksaan saksi-saksi.
”Biasanya persidangan awal tersebut, berisi pembacaan surat dakwaan, kemudian jika memungkinkan terdakwa dapat menyampaikan eksepsi, pada hari itu juga. Selain itu, bisa juga dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi,” kata Wawan.
Meski tindak pidana yang dilakukan kedua terdakwa merupakan tindak pidana yang sama, tetapi kata wawan, berkas masing-masing terdakwa berbeda. ”Untuk proses persidangannya, masing-masing terdakwa memiliki berkas perkara, meski tindak pidananya sama,” katanya. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top