Ayah Tegur Tetangga, Anak Balitanya Dipanah – Berita Kota Makassar
Headline

Ayah Tegur Tetangga, Anak Balitanya Dipanah

BKM/ISHAK MAPPELAWA BESUK KORBAN-Kapolsek Tamalate, Kompol Amrin AT bersama sejumlah polwan membesuk Aqila yang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo, Minggu (16/1).

MAKASSAR, BKM — Sesosok tubuh mungil terbaring lemah di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit (RS) DR Wahidin Sudirohusodo, Tamalanrea, Makassar. Ia tengah tertidur, Minggu (16/1). Di lengannya masih tertancap jarum infus. Perban berwarna putih menutupi sebagian lehernya di bagian depan.
Bocah ini bernama Aqila alias Lala. Usianya baru lima tahun. Beberapa orang polisi wanita (polwan) terlihat di ruangan tempatnya dirawat. Mereka datang bersama Kapolsek Tamalate, Kompol Amrin AT.
Sebelumnya, pada Sabtu malam (15/1) pukul 20.30 Wita, Lala mengalami peristiwa tak terduga. Sebatang anak panah bersarang di lehernya. Benda tajam itu diluncurkan seorang anak lelaki bernama Ippang (19).
Korban tak pernah tahu kenapa dirinya harus mengalami kejadian ini. Dia hanya berdiri di dekat ayahnya, Akbar yang tengah terlibat percekcokan dengan Ippang, tetangganya sendiri.
Ketika itu, Ippang yang tersulut emosi hendak memanah Akbar. Namun, anak panah yang diluncurkan dari busurnya tak tepat mengenai sasarannya. Melainkan melenceng ke samping dan menyasar Aqila.
Situasi di Jalan Dg Tata, Kecamatan Tamalate pun akhirnya geger atas insiden ini. Takut jadi sasaran amukan massa, Ippang langsung kabur usai melakukan aksinya.
Menurut penuturan Akbar, sebelum kejadian ia terlibat cekcok dengan Ippang. Pemicunya, Akbar menegur Ippang agar tidak balap-balap di depan rumahnya. Karena banyak anak kecil yang biasanya secara tiba-tiba keluar dari rumah.
Tapi Ippang tak terima teguran itu. Ia kemudian mendatangi Akbar. Situasi tegang pun berlangsung. Apalagi Ippang datang dengan membawa busur beserta anak panahnya.
Diapun langsung beraksi. Anak panah dilepaskan dari busurnya. Beruntung, Akbar yang disasar, langsung menghindar. Namun anaknya, Aqila yang tengah bermain di sampingnya terkena anak panah tersebut dan mengenai bagian leher. ”Kasihan, anak saya yang jadi korban,” ujarnya.
Aqila yang terkena anak panah di lehernya langsung menangis. Oleh orang tuanya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Haji Jalan Dg Ngeppe. Namun karena lukanya agak parah, Aqila dirujuk ke RS Wahidin.
Aparat Polsek Tamalate tiba di lokasi kejadian sejurus kemudian. Mereka langsung mengambil keterangan sejumlah saksi. Selanjutnya melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tim Resmob Polsek Tamalate akhirnya berhasil meringkus Ippang. Ia kabur ke wilayah Paccinongan, Kabupaten Gowa.
”Dua jam setelah melakukan aksinya, pelaku berhasil kita amankan,” ujar Kapolres Tamalate, kemarin.
Dari hasil penyelidikan, Ippang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. ”Kita sudah melakukan pemeriksaan. Tersangka mengakui perbuatannya,” tambah Amrin.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah anak panah dan ketapel. Ippang telah ditahan di dalam sel tahanan Polsek Tamalate. Sementara kondisi korban sudah membaik. Anak panah yang tertancap di lehernya telah berhasil diangkat oleh tim medis. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top