SMPN 2 Maros Jadi Sekolah Ramah Anak dan Literasi – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

SMPN 2 Maros Jadi Sekolah Ramah Anak dan Literasi

BKM/ASKARI SERAHKAN PIAGAM -- Bupati Maros, HM Hatta Rahman penyerahkan piagam penghargaan inisiator sekolah ramah anak dan pencanangkan sekolah literasi di aula SMPN 2 Maros.

MAROS, BKM — Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyerahkan piagam penghargaan inisiator sekolah ramah anak dan pencanangan sekolah literasi di aula SMPN 2 Maros, Selasa (10/1). Dihadapan para kepala sekolah yang hadir, bupati menyampaikan, dalam beberapa tahun ini pihaknya terus berupaya untuk menjadi lebih baik.
Pada saat penyusunan struktur kelembangaan dinas pendidikan, salah satu yang menjadi penekanan adalah adanya bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). ”Inilah bidang yang saya tambahkan. Karena kalau kita tidak berupaya meningkatkan SDM sejak sekarang, maka tak ada yang bisa kita bisa dikembangkan ke depan,” paparnya.
Sebagaimana diketahui dari media, Indonesia saat ini menjadi serbuan tenaga kerja asing. Salah satu alasannya, karena SDM dianggap lemah. Dengan pembangunan SDM, maka Maros akan berkembang sebagai daerah unggulan di Sulsel bahkan secara nasional.
Untuk mendukung SMPN 2 Maros sebagai sekolah ramah anak, dirinya akan menjadikan SMPN 2 Maros sebagai percontohan. Sehingga Maros akan menuju kabupaten ramah anak. Termasuk percontohan penggunaan teknologi elektronik.
Karena itu, ia akan menyumbangkan 50 unit gadget tablet agar siswa bisa langsung belajar dari tablet. Misal mencari referensi belajar, membuka email, dan mengakses internet secara baik.
”Jangan mengurung ide kreatif anak untuk tidak membawa gadget. Tapi bantu siswa untuk menambah wawasan melalui penguasaan tekhnologi itu penting. Yang dilarang adalah siswa bermain game lewat gadget,” paparnya.
Untuk pengembangan sekolah ramah anak, para guru diminta meninggalkan cara lama dalam mendidik. Misalnya saat melakukan pemeriksaan rambut siswa, tidak lagi melakukan cukur langsung. Sehingga rambut anak-anak jadi ‘tokka’. Kalau bisa sekolah datangkan tukang cukur, sehingga rambut siswa jadi rapi.
Kemudian sekolah menyiapkan tempat penitipan anak, untuk guru-guru atau pegawai yang punya anak dan harus membawa anaknya ke sekolah bisa dititip di tempat penitipan anak ini.
Terkait literasi, dalam waktu dekat akan meresmikan perpusatakaan daerah di eks gedung Wanita Maros. Salah satu yang menjadi unggulannya adalah perpustakaan elektronik. Diharapkan, setiap sekolah juga mengambangkan semangat literasi di lingkungan sekolahnya. Pencanangan sekolah literasi ini diawali dengan peninjauan taman perpustakaan yang ada di lingkungan SMPN 2 Maros. (ari/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top