Mayat Tanpa Identitas Teridentifikasi – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Mayat Tanpa Identitas Teridentifikasi

GOWA, BKM — Masih ingat dengan penemuan mayat lakilaki yang mengapung di Sungai Jeneberang pada 7 Januari lalu? Mayat dalam kondisi lidah terjulur dan mata melotot serta badan membengkak itu, identitasnya berhasil diketahui berkat kerja keras tim forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel dan Polres Gowa.
Tim Forensik ini berhasil mengungkap siapa sebenarnya lakilaki malang itu pada Jumat dinihari (13/1) sekitar pukul 01.45 wita. Mayat lakilaki itu setelah ditemukan disemayamkan di RS Bhayangkara untuk menunggu keluarganya yang merasa kehilangan.
Identifikasi mayat korban berhasil dilakukan dari data ante mortem korban yang dilaporkan pihak keluarga kepada tim forensik Dokpol Biddokkes di kamar jenazah RS Bhayangkara Makassar.
Berdasarkan data ante mortem keluarga menyebutkan, keluarganya yang hilang itu memiliki ciri-ciri gigi depan bagian kiri terdapat patahan/hitam, rambut hitam berjambul tebal, berjenggot, tinggi badan 163 cm, menggunakan kalung silver love, menggunakan celana dalam pendek boxer bergambar kuning bola-bola pokemon dan mengenakan ikat pinggang kulit warna coklat.
Sedangkan berdasarkan data post mortem, korban memiliki gigi seri depan kiri atas GR, rambut tebal berjambul, terdapat jenggot, tinggi 165 cm, mengenakan celana dalam boxer hitam bergambar kartun pokemon go, mengenakan kalung warna silver berbentuk love dan mengenakan pula ikat pinggang kulit warna coklat.
Usai kedua data itu dicocokkan pihak keluarga dan kepolisian maka identitas korban pun diketahui bernama Mursali (21). Ia bekerja sebagai sopir pada usaha ayam potong beralamat di Lassang, Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKB Mangatas Tambunan, kepada wartawan mengatakan, saat ini pihak keluarga korban telah diarahkan ke SPKT Polres Gowa untuk melapor dan dimintai keterangan.
”Saat ini identitas korban sudah diketahui. Namun terkait penyebab kematian korban itu belum diketahui dari tim Dokpol. Karena sampai sekarang, belum ada otopsi dan mayatnya masih ada di Bhayangkara,” kata Mangatas. (sar/mir)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top