Headline

Dua Perampok Penikam Polwan Ditembak

PINRANG, BKM — Dua perampok yang beraksi di rumah Brigpol Sry Wahyuni akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan. Sari (41) bersama rekannya, La Riu tumbang usai timah panas bersarang di kedua kakinya.
Tindakan tegas dilakukan polisi saat membawa keduanya untuk pengembangan. Mereka nekat melawan petugas. Meski telah diberi tembakan peringatan, Sari dan La Riu tetap berulah.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin. ”Aparat Polres Pinrang mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan kedua kaki tersangka. Ketika dibawa untuk pengembangan, mereka mencoba melawan petugas dan berusaha kabur,” ujar Dicky.
Penyidik Reskrim Polres Pinrang masih terus mendalami kasus perampokan yang terjadi di BTN Griya Halida Blok E/8 Kelurahan Bentengnge, Kecamatan Paleteang, Jumat (6/1) lalu. Polisi memastikan hanya dua tersangka dalam kasus ini. Mereka diketahui sebagai residivis.
“La Riu dan La Sari merupakan residivis kasus pencurian. Dia baru keluar dari Rutan Kelas II Pinrang tiga bulan lalu,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Muhammad Nasir yang dihubungi melalui telepon selularnya, kemarin.
Kedua tersangka, menurut Kasat Reskrim, terlibat dalam sejumlah aksi rentetan pencurian di wilayah Pinrang. Dalam catatan kepolisian, keduanya telah melakukan aksi di 15 Tempat kejadian Perkara (TKP) selama 2015-2017.
Mengenai keterlibatan pelaku lainnya, Kasat Reskrim kembali menegaskan, hanya dua orang saja. “Tadinya kita lakukan pengembangan. Anak La Sari berinisial Ag (16) itu tidak terlibat. Awalnya, Ag memiliki HP milik korban yang ternyata diberikan dari bapaknya. Dia hanya kita jadikan sebagai saksi,” jelas AKP Nasir.
Kedua tersangka terancam hukuman berat. Mereka dijerat pasal 363 dan 365 KHUPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (ish-ady/rus/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top