Dua Dewas di Ujung Tanduk – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Dua Dewas di Ujung Tanduk

PAREPARE, BKM — Kekisruan Dewan Pengawas (Dewas) dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare menjadi perhatian serius Wali Kota HM Taufan Pawe selaku owner. Akibatnya nasib dua Dewas Rahman Saleh dan Rahman Mappagiling kini di ujung tanduk.

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe saat dikonfirmasi disela-sela safari religi usai shalat subuh di Masjid, Atta’Awun Tonrangeng, Jumat (13/1) mengatakan pernah memanggil para anggota Dewas namun tidak ada yang hadir. Sehingga kata dia tidak ada solusi masalah tersebut. Taufan berjanji akan memanggil para pihak untuk menyelesaikan persoalan ini.
“Rencananya saya akan panggil lagi untuk membahas masalah internal Dewas dan Plt Direktur RSUD,”tuturnya.
Taufan terus mencermati kasusnya dan akan melakukan evaluasi apa yang terjadi. Tentu keputusan yang akan dilakukan secara profesional agar pelayanan di rumah sakit tidak terganggu.
“Keputusannya akan saya sampaikan setelah kedua belah pihak dipertemukan,”tambahnya.
Taufan juga menyesalkan kenapa masalah ini harus sampai ke proses hukum dan tidak diselesaikan secara internal. Menurut Wali Kota, tugas dewas dan direktur RSU itu sudah jelas. Dewas perpanjangan tangan Wali Kota selaku owner.
Idealnya kata dia jika ditemukan ada masalah, Dewas langsung rapat internal dan hasilnya dilaporkan ke Wali Kota nanti Wali Kota yang mengambil tindakan sesuai prosedur berlaku. ”Masalah ini tak bisa dibiarkan. Harusnya Dewas menyampaikan kepada saya jika kinerja manajemen tak sesuai aturan, biar saya yang eksekusi supaya semua berjalan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing jangan ribut sendiri,” ujarnya.
Taufan tidak meragukan SDM Dewas dan manajemen RSUD karena sudah berpengelaman. Tapi dengan adanya kasus ini maka kinerja dewas dan direkturnya akan dievaluasi.
”Tapi yang jelas jangan karena kisruh antara dewas dengan direktur pelayanan diabaikan, tapi saya harap pelayanan jangan terganggu,”tegasnya. (smr/B)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top