Berita Kota Makassar | Danny Tiru Strategi Adnan Lewat Independen dan Parpol
Politik

Danny Tiru Strategi Adnan Lewat Independen dan Parpol

MAKASSAR, BKM–Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto bakal meniru strategi Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo saat bertarung di Pilkada Kabupaten Gowa 2015 lalu. Danny akan maju di Pilwali 2018 melalui jalur independen dan dukungan partai politik (Parpol).
“Biarkan keduanya jalan lebih aman. Apakah nanti kita pakai partai politik, kemudian masyarakat yang kumpul KTP sebagai dukungan. Atau sebaliknya. Jadi biarkan berkembang. Intinya tidak boleh kita batasi keinginan masyarakat,” papar Danny di Hotel Four Point by Sheraton, Kamis sore lalu.
Danny mengatakan masyarakat saat ini berinisiasi mengumpul kartu tanda penduduk (KTP) tanpa dia suruh. Adapun untuk partai politik, dia mengaku intens menjalin komunikasi mulai di tingkat provinsi maupun pusat.
“Pemilik ruang demokrasi adalah partai politik. Tapi bukan berarti kita tidak menganggap keberadaan rakyat. Kalau kita gabungkan keduanya, itu dahsyat sekali,” katanya.
Terkait tawaran bergabung dari sejumlah partai politik, Danny menegaskan bahwa belum saatnya. Danny takut jika waktunya mengurusi warga Kota Makassar berkurang jika bergabung di salah satu partai.
Meskipun Danny memberikan apresiasi kepada sejumlah parpol yang sudah mengajaknya untuk bergabung. Danny mengatakan, seluruh parpol yang selama ini dekat dengan dia, memiliki visi yang sama dalam menyejahterakan rakyat.
“Persoalannya, seandainya satu hari itu 30 jam, saya masuk partai. Sayangnya cuma 24 jam, karena cuma 24 jam, saya tidak cukup melayani rakyat. Saya sampai jam 2 malam urus rakyat, terus kalau saya masuk partai, kapan saya punya waktu untuk partai kalau begitu, ” kata Danny.
Meski begitu, Danny mengakui jika dirinya memiliki kedekatan yang cukup baik dengan seluruh partai politik. Hanya saja, di sisa masa jabatannya sebagai walikota, ia ingin fokus dalam melayani warga Kota Makassar.
“Ibaratnya saya ini saya polisi lalu lintas, semua partai jalan, kita jaga keharmonisan ini. Insyaa Allah kalau urusan rakyat ini berkurang, kayaknya saya sudah siap berpartai. Selama urusan rakyat belum berkurang, biarmi saya urus rakyat dulu,” tambahnya.
Selain itu, kedekatannya dengan seluruh partai politik, diyakininya akan mendukung seluruh langkah politiknya dalam Pilwalkot 2018 mendatang. Sehingga menurutnya, semua partai politik sama. Ia tidak ingin membeda-bedakan antar partai politik yang satu dengan yang lain.
“Saya berharap semua partai dukung saya. Saya dengan kerendahan hati saya minta didukung oleh semua partai. Karena saya merasa dekat dengan semua partai. Kenapa saya belum memilih ikut berpartai, karena saya merasa saya milik semua partai. Bahagia sekali saya rasa,” ungkapnya.
“Contoh, kita lihat lorong-lorong di Makassar penuh dengan berbagai warna, kalau saya ada partaiku, pasti saya pilih warna sesuai partaiku. Begitu saja sudah jadi conflict interest gara-gara warna saja,” tutup Danny.

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top