Sulselbar

Muhlis Divonis Tujuh Tahun Penjara

AKRAB -- Istri korban Lebbae (jilbab putih) dan ibu terdakwa (jilbab hitam) tampak terlihat akrab selama proses persidangan berlangsung.

PAREPARE, BKM — Terdakwa pembunuhan Muhlias Abd Latif (29) divonis tujuh tahun penjara oleh majelis hakim yang diketaui Ariani Ambar didampingi dua hakim anggota, Novan Hidayat dan Andika Batar, di PN Parepare, Kamis (12/1) sore.
Vonis tujuh tahun lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa 10 tahun penjara atas perbuatan terdakwa menghabisi nyawa korban, Abbas alias Lebbae, karena berselingkuh dengan istri terdakwa.
Keputusan majelis hakim dikurangi masa tahanan selama proses kasusnya berjalan mulai tahanan kepolisian dan kejaksaan. ”Apakah saudara terdakwa Muhlis menerima putusan ini atau piker-pikir,”tanya ketua majelis hakim.
Namun terdakwa menyerahkan kepada kedua penasehat hukumnyua Muh HY Rendi, SH untuk menjawab pertanyaan ketua majelis hakim.
‘’Kami pikir-pikir dulu,”ujar Rendi kepada majelis hakim.
Jaksa Penuntut umum (JPU), Irwan, SH, disampaikan oleh majelis hakim soal hasil putusan terdakwa Muhlis, namun JPU juga mengatakan pikir-pikir, sehingga majelis hakim memberikan tujuh hari senggang waktu menentukan hak bagi terdakwa.
Usai sidang, keluarga korban termasuk istri korban dan keluarga terdakwa menerima putusan majelis hakim. Bahkan kedua keluarga korban dan terdakwa tampak terlihat akrab dan minta masalah ini cukup di pengadilan tanpa ada dendam kedua bela pihak.
Penasehat hukum terdakwa Muhlis, Rendi mengatakan, putusan majelis hakim wajar karena menghilangkan nyawa orang lain. Tapi itu terjadi karena siri dimana istri terdakwa diganggu oleh almarhum Abbas.
”Kita diberi tujuh hari oleh majelis hakim mengenai putusan ini,”tandas Rendi.
Sekedar diketahui, peristiwa ini terjadi pada bulan ramadhan 2016 usai salat magrib, di lokasi BTN Pepabri Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung Kota Parepare. Terdakwa melihat istrinya bersama korban Lebbae di teras rumah Jumiati saudara istri terdakwa. Karena dibakar api cemburu terdakwa langsung menghabisi nyawa korban dengan sebilah badik. (smr/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top