Sulselbar

Ditanya Angka Kemiskinan, ABM Bilang Lihat Progres

POLEWALI, BKM — Suasana debat publik makin seru dan membetot perhatian ratusan undangan yang hadir dalam debat publik calon gubernur Sulbar tersebut. Terlebih ketika membahas tema kemiskinan. Suhardi Duka (SDK) dan Salim S Mengga (Salim) memberi pertanyaan menohok ke Ali Baal Masdar (ABM) tentang masalah kemiskinan yang dimasa ABM menjadi kepala daerah, angka kemiskinannya tinggi.
Menjawab pertanyaan tersebut, ABM dengan tenang menguraikan, memotret persoalan kemiskinan harus dilihat secara proporsional. Sebelum dirinya menjadi Bupati Polman (Polewali Mandar) datanya itu sudah dirilis BPS.
”Jika ingin fair, yang harus dilihat adalah progresnya. Saya menjadi bupati periode pertama angka kemiskinan di Polman turun hingga 100 ribu. Dan setelah saya menjabat periode kedua, angka kemiskinan sisa 74 ribu. Data progres ini yang kita harus lihat tingkat penuranannya,” papar suami Andi Ruskati ini.
Masih menurut calon gubernur dengan tagline Maju Malaqbiq ini, kerap ia heran ketika orang selalu menyebut Polman sebagai daerah yang tinggi angka kemiskinannya. Padahal, Polman itu swasembada beras di Sulbar. Bahkan, turut berkontribusi untuk swasembada pangan nasional, orang berobat dia ke Polman.
”Saya heran ketika orang selalu bicara tentang angka kemiskinan di Polman. Padahal, Polman jadi swasembada pangan di Sulbar. Juga berkontribusi untuk swasembada pangan nasional. Ketika orang berobat dan dia dirujuk ke Polman,” pungkasnya yang diiringi gemuruh pernyataan dari ratusan pendukungnya. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top