Warga Mengeluh, Pemkab Membantah – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Warga Mengeluh, Pemkab Membantah

SIDRAP, BKM — Sebagian warga di Sidrap, kesulitan mendapatkan Liquified Petroleum Gas (LPJ) isi 3 kg. LPG melon itu mendadak hilang seiring meningkatnya kebutuhan masyakat.

Risma, (35), warga Pangkajene, Sidrapmengaku kesulitan mencari gas di pangkalan maupun warung-warung di wilayahnya.
“Situasinya sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir, saya sudah mencari kemana-mana, tetapi semuanya kosong,” kesal Risma, Rabu, (11/1).
Akibat sulitnya mendapatkan LPG isi 3 kg, Risma mengaku terpaksa harus berkeliling mencari gas menggunakan sepeda motor, itu pun hanya berhasil mendapat satu tabung saja.
Sulitnya warga memperoleh LPG isi 3 kg di Sidrap itu, tak ditepis Kabag Perekonomian Pemkab Sidrap, Ambo Ela. Meski demikian, dia tetap mengklaim LPG melon tidak langka.
“LPG 3 kg sebenarnya tidak langka, hanya saja memang ada lonjakan kebutuhan seiring adanya alih fungsi penggunaan LPG 3 kg akhir-akhir ini,” kata mantan Kabag Humas Pemkab Sidrap itu.
Saat ini, kata Ambo Ela, hampir semua petani di Sidrap tak lagi menggunakan bensin sebagai bahan bakar penyedot air di sawah, tetapi sudah beralih menggunakan gas atau LPG.
“Itu belum termasuk peternak ayam petelur yang kini rata-rata mengandalkan LPG melon sebagai bahan bakar penerangan di kandang, ini yang sedang dicarikan solusinya,” kata Ambo Ela.
Guna menstabilkan kembali LPG melon di Sidrap, kata Ambo Ela, pihaknya berencana akan melakukan pendataan tingkat kebutuhan LPG oleh petani, peternak dan masyarakat.
“Upaya yang akan ditempuh, dengan cara bermohon penambahan kuota LPG melon apabila nantinya benar terjadi lonjakan pemakaian,” kata Ambo Ela. (ady/B)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top