Headline

Listrik Sering Padam, PLN Dinilai Gagal

MAKASSAR, BKM — Beberapa hari terakhir, PLN kerap melakukan pemadaman listrik. Walau beralasan ada masalah teknis yang tak bisa dihindari, namun persoalan itu membawa preseden buruk bagi Sulsel. Terkhusus dari segi investasi.
Anas Iswanto Makkatutu dari Unhas mengemukakan, semua orang pasti dirugikan akibat terjadinya pemadaman listrik. Dampaknya ada dua, yakni langsung dan tidak langsung.
Kasus sederhananya, pada skala rumah tangga, bisa berakibat buruk bagi peralatan elektronik.
“Semua orang akan rugi akibat kerap terjadi pemadaman. Tidak ada yang untung,” ujarnya kepada BKM, Rabu (11/1).
Untuk skala yang lebih besar, kata Anas, akan mempengaruhi proses produksi bagi industri baik skala kecil, menengah, maupun besar. Itu juga bisa merembet pada proses distribusi barang.
“Semua aktifitas yang berhubungan dengan listrik bisa terhambat,” tambahnya.
Untuk dampak tidak langsungnya, lanjut dosen ekonomi Unhas ini, jika kerap terjadi pemadaman listrik di Sulsel, akan berdampak pada investasi. Persoalan itu jadi pertimbangan para investor untuk menanamkan modalnya di daerah ini.
Mestinya, persoalan itu menjadi perhatian PLN. Ada langkah-langkah yang harus disiapkan perusahaan BUMN itu ketika ada pembangkit yang tidak maksimal berfungsi. Salah satunya adalah menggunakan cadangan listrik yang dimiliki.
“Mestinya kalau bagus perencanaannya. Ketika ada pembangkit yang rusak, harus ada cadangan,” cetusnya. Dia menilai PLN gagal dalam mengantisipasi persoalan tersebut.
Direktur Utama PT KIMA, Abdul Muis mengaku, aktifitas di Kawasan Industri Makassar (KIMA) sangat terganggu akibat pemadaman listrik. Menurutnya, listrik menjadi bahan baku untuk operasional sebuah pabrik. Kalau ada pemadaman, otomatis proses produksi menjadi terhenti.
Sebenarnya, kata Abdul Muis, jika ada pilihan untuk menggunakan operator seperti telepon selular, mungkin pihaknya sudah lama berpindah ke operator lain.
“Kasihan perusahaan yang ada di KIMA jika listriknya padam melulu. Seandainya bisa pindah dan ada operator lain, kita lakukan itu,” ketusnya.
Dia melanjutkan, persoalan ini tidak menjadi promosi yang bagus bagi Sulsel. PLN dituntut untuk berbenah lebih baik lagi. Sebelum menanamkan modal di Sulsel, salah satu poin yang paling utama ditanyakan adalah listrik. Apakah tidak sering terjadi pemadaman.
“Kalau kondisi begini, investasi bisa terganggu. Investor mau ke sini jika kebutuhan listrik tidak bersoal, ” jelasnya.
Dia melanjutkan, mereka punya grup Whatsapp, yang di dalamnya beranggotakan tenant di KIMA. Ada juga orang dari PLN. Ketika listrik padam, hampir semua tenant di grup tersebut ribut mempertanyakan persoalan itu. PLN juga sudah memberikan penjelasan letak persoalan kenapa listrik kerap padam. Tapi bukan sebatas penjelasan yang PLN harus perhatikan. Pelayanan ke depan harus lebih ditingkatkan.
Menurut Muis, saat ini sekitar 175 perusahaan ada di KIMA dari 250 tenant yang disiapkan. Selain menyewa KIMA sebagai gudang, ada juga perusahaan pabrikan dan lainnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan penjelasan mengenai kekurangan daya yang berakibat pada pemadaman listrik di beberapa daerah.
“General managernya sudah melaporkan soal pemadaman beberapa hari ini. Katanya, terdapat satu shutdown di PLTB Jeneponto sehingga pasokan sekitar 200 MW berkurang,” kata Syahrul.
Lebih jauh, Syahrul menjelaskan kerusakan ini akibat batubara yang basah. Di mana PLTB yang menggunakan batubara ini mengalami kerusakan akibat banyaknya batubara yang menempel di turbin pembangkit.
“Ini sementara berproses di sana dan dikerja serius. Akibat kerusakan ini listrik kita yang kurang. Pelan-pelan saya sudah minta PLN untuk melakukan perbaikan,” lanjutnya.
Menurutnya, Sulsel punya cadangan yang cukup besar untuk mengantisipasi masalah kekurangan daya ini. Hanya saja, untuk pengalihannya butuh waktu yang lama.
“Kita punya cadangan cukup besar. Tapi pengalihannya harus berproses. Tidak cukup satu atau dua hari. Ini masalah teknis. Batubaranya basah. Kepedulian pemerintah dan PLN tidak main-main untuk antisipasinya,” terangnya.
Dia melanjutkan, PLN sudah berjanji satu atau dua hari ini, listrik di Sulsel kembali normal. Dirinya mengaku terus mendesak PLN agar bisa lebih maksimal lagi memperbaiki kerusakan yang ada.
“Janjinya satu dua hari. Kita sudah desak PLN. Semoga cepat normal,” pungkasnya. (rhm/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top