Sulselbar

Dewas Bantah Ada Konspirasi

PAREPARE, BKM — Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare Rahman Saleh membantah ada konspirasi menyingkirkan dr Muhammad Yamin selaku Plt Direktur RSU Andi Makkasau.
Pernyataan yang diungkapkan Ketua Forum LSM As Oedin tidak mendasar dan tidak ada bukti untuk keinginan Dewas menyingkirkan dr Muh Yamin.
Dewas, kata Arsal lebih tau permasalahan di RSU Andi Makkasau mengenai pelayanan obat, jasa medik yang terlambat, sehingga diminta tim audit investigasi dari BPK terhadap pengelolaan keuangan RSU Andi Makkasau mengeni dana silpa.
“Jadi kami tidak ada niat menyingkirkan Plt Direktur, kami hanya meminta agar masalah di RS harus diselesaikan,”kata Arsal.
Bahkan masalah ini sudah pernah rapat dan menghadirkan Wali Kota selaku owner atas tindakan Plt Direktur RSU Andi Makkasau tapi tidak ada hasil sehingga masalah ini dilaporkan ke polisi.
Terpisah, Plt Direktur RSU Andi Makkasau Parepare, dr Muh. Yamin, tidak memahami Rahman Saleh dan Rahman Mappagiling kalau RSU Andi Makkasau ini menjadi RS Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sesuai permendagri No 61 tahun 2007 dimana mempunyai delegasi dalam mengelola kuanganya sendiri, hasilnya yang dikelolah itu disampaikan kepada Wali Kota selaku owner.
Yamin menambahkan RSU andi Makkasau sudah diaudit BPKP dan BPK dan hasilnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Kita ini dapat WTP sesuai hasil audit BPKP dan BPK. Apanya diragukan, karena yang mengaudit itu lembaga auditor yang diakui keabsaanya oleh negara,”terang Yamin.
Bahkan RSU Andi Makkasau selama kurung waktu mulai tahun 2013 s/d 2016 mendapat kepercayaan sehingga dapat penghargaan dari kementerian RI sebagai RSUD satu-satunya wilayah Sulsel dapat sarana kesehatan pemeriksaab calon TKI, ditetapkan RSU sebagai RS pemeriksa narkoba, rumah sakit rujukan utama persalinan, dan sebagainya.
“Kami persilahkan kalau ada tim audit mau periksa kami, karena kami sudah ada LHP aduit dimana hasilnya menjadi WTP,”tuturnya. (smr/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top