Gojentakmapan

Dewan Soroti Parkir Liar Truk 10 Roda

MAROS,BKM– Komisi II DPRD Maros menyoroti maraknya parkir liar mobil truk 10 roda yang selalu parkir di badan jalan sepanjang jalan Trans Sulawesi. Hal itu menyusul banyaknya korban lakalantas yang terjadi akibatkan truk 10 roda.
Ketua Komisi II DPRD Maros, Amirullah Nur, mengatakan, pada dasarnya mobil truk 10 roda yang parkir di pinggir jalan itu melanggar. Karena dianggap mengganggu arus lalulintas. Seharusnya, polisi memperhatikan hal tersebut, dengan memberi teguran kepada sopir truk yang semaunya memarkir kendaraannya.
Apalagi, kata Ketua Partai Demokrat ini, mobil truk yang parkir di pinggir jalan, tidak hanya menggunakan bahu jalan, tapi juga menggunakan badan jalan. ”Sebenarnya ini sudah menjadi sorotan DPRD Maros sejak beberapa waktu lalu. Hanya saja, pihak terkait kurang memperhatikan hal ini. Nanti ada korban, barulah kembali menjadi sorotan. Apalagi jalan trans sulawesi ini sudah mulai padat. Sehingga ketika ada mobil truk yang parkir, jelas memicu kemacetan,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.
Ditambahkan, seharusnya sopir mobil truk tidak parkir di pinggir jalan. Untuk menghindari hal itu, pihak Pemerintah Provinsi, harus menyediakan rest area untuk sopir truk yang ingin beristirahat. Ia mencontohkan jalan tol di Pulau Jawa.
”Pemerintah harus menyediakan rest area untuk supir truk. Supaya saat beristirahat, mereka tidak memarkir mobilnya di jalan umum. Itu merupakan tugas Pemprov untuk mengadakan rest area,” jelasnya. (ari/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top