Empat Copet di Mal Kuras Kartu Kredit Rp20 Juta – Berita Kota Makassar
Headline

Empat Copet di Mal Kuras Kartu Kredit Rp20 Juta

MAKASSAR, BKM — Ini peringatan bagi pengunjung mal. Anda harus lebih berhati-hati ketika berada di pusat perbelanjaan. Komplotan pencopet terus mengincar.
Seperti dialami drg Ni Putu Widani. Ia menjadi sasaran copet saat berada di sebuah mal. Kejadian itupun dilaporkan ke Polsek Ujung Pandang, Minggu (8/1) pukul 12.00 Wita.
Laporan korban kemudian ditindaklanjuti polisi. Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang, langsung diburu.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan aparat Polsek Ujung Pandang, pelaku berjumlah empat orang. Masing-masing dua wanita dan dua pria. Identitas keempatnya pun teridentifikasi.
Tim Unit Khusus Polsek Ujung Pandang kemudian bergerak, Senin (9/1) pukul 19.00 Wita. Dipimpin Kanit Reskrim AKP Laode Ahmad dan Panit 2 Reskrim, Aiptu Justang, polisi langsung ke lokasi persembunyian pelaku.
Keempatnya berhasil dibekuk di Desa Taeng Tamanyeleng, Kabupaten Gowa. Masing-masing Erni Damayanti alias Erni Po’nya (35), warga Desa Taeng Tamanyeleng, Gowa. Saripah alias Sara (35), warga Jalan Cendrawasih Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Rahmat alias Tobbe (31), warga Jalan Kampung Baru Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ketiganya merupakan eksekutor pencopetan.
Satu lainnya adalah Risal (30), warga Jalan Kasomberang, Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Ia berperan sebagai sopir mobil yang mengantar ketiga pelaku. Keempatnya kemudian digiring ke Mapolsek Ujung Pandang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat diperiksa, salah seorang pelaku, Saripah mengaku menyusun rencana dan emlakukan aksinya bersama Rahmat alias Tobbe. ”Saya berdua Rahmat yang merencanakan pencopetan, Pak. Sasarannya pengunjung mal,” ujarnya.
Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Ananda Fauzi Harahap menerangkan kronologis penangkapan keempat komplotan pencopet ini.
“Mereka berhasil kita ringkus berdasarkan rekaman CCTV salah satu toko di lokasi kejadian. Dari hasil analisa penyelidikan, kuat dugaan pelaku mencarkan aksinya secara berkelompok. Mereka yang terekam CTTV berjumlah tiga orang. Dua wanita dan satu orang pria. Salah satu wanita, yakni Erni tertangkap kamera CCTV saat menggesek dan melakukan transaksi kartu kredit korban di salah satu toko,” jelas Ananda, kemarin.
Setelah mengindentifikasi identitas para pelaku, dibentuklah tim khusus guna melakukan pengejaran. Empat orang ditangkap di lokasi berbeda.
Erni ditangkap di rumahnya Desa Taeng, Kabupaten Gowa. Ia bersama Risal yang merupakan sopirnya. Suami Erni juga diamankan saat berada di dalam rumah.
Erni dan Risal kemudian ‘bernyanyi’. Mereka menyebut dua rekannya yang lain.
Malam itu juga, kira-kira pukul 20.00 Wita, tim khusus langsung melakukan penangkapan terhadap Saripa di Jalan Monginsidi Baru, Makassar. Pelaku lainnya, Rahman dibekuk sejam kemudian. Ia diciduk di Kompleks Marinda, Makassar.
Selain mengamankan empat orang tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya dompet dan lima unit handphone berbagai jenis dan merek. Juga surat-surat penting milik korban yang ditemukan di samping tempat sampah di Jalan Pelita, Makassar.
”Pemeriksaan keempat pelaku masih dilakukan guna mengungkap komplotan lainnya,” ujar Ananda.
Dalam laporannya, korban mengaku kehilangan sebuah dompet berisi uang tunai Rp100 ribu. Beberapa surat penting dan kartu kredit. Pelaku sempat menguras kartu kredit korban sebesar Rp20 juta.
”Pelaku sempat melakukan transaksi pembelian barang elektronik dengan menggunakan kartu kredit korban. Seperti membeli satu HP merek Oppo, satu HP Samsung A3, satu HP Samsung A76 serta 2 gram emas. Kerugian korban sebesar Rp20 juta,” beber Kapolsek. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top