Dewan: GMTD tak Punya Rasa Takut – Berita Kota Makassar
Metro

Dewan: GMTD tak Punya Rasa Takut

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar tidak menutup mata terkait sejumlah masalah yang dilakukan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (PT GMTD Tbk).
Anggota Komisi C DPRD Makassar, Zaenal Beta  mengatakan, banjir yang menggenangi pemukiman warga di Kelurahan Maccini Sombala disebabkan timbunan proyek PT GMTD yang menyebabkan saluran air tersumbat. Masalah inilah yang segera ditindaki.
“Saya sudah bilang GMTD tidak ada takutnya sama pemerintah. Sudah tidak menyerahkan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos), kini membangun tanpa mengantongi izin mendirikan bangunan serta izin amdal. Akhirnya yang disusahkan warga yang bermukim di sekitar lokasi pembangunan perumahan milik GMTD,” ungkapnya saat di Gedung DPRD Makassar, kemarin.
Zaenal juga meminta keserisuan pemkot untuk menegur langsung pihak GMTD dan berani menindaki kegiatan GMTD yang ilegal. “Kita tunggu tindakan tegas dari wali kota untuk menegur langsung pihak GMTD,” ujarnya.
Anggota Komisi C DPRD Makassar lainnya, Andi Pahlevi juga menuturkan, seharusnya pemkot secepatnya mengambil tindakan bukan hanya memberhentikan proyek tersebut, juga melarang GMTD membangun di sekitar pemukiman warga.
Selain permasalahan di GMTD, dewan juga berencana memanggil pemilik bangunan yang diduga melanggar. Seperti memanggil managemen Rumah Sakit Ibu dan Anak, yang tepat berhadapan dengan Gedung DPRD Makassar, di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kota Makassar.
Meski belum beroperasi, dewan menilai pembangunan rumah sakit sejak 2015 itu melanggar garis sempadan banguanan (GSB) dan garis sempadan pagar (GSP).
“Secara kasat mata sudah pasti itu melanggar. Kita akan lakukan rapat terbatas membahas masalah ini. Setelah itu kita akan melakukan pemanggilan kepada managemen rumah sakit itu. Termasuk kita akan memanggil bangunan melanggar lainnya,” ungkap Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang.
Lanjut Ketua Fraksi PDIP ini menjelaskan, bahwa rencananya rapat internal itu, akan digelar setelah rombongan Komisi A DPRD Kota Makassar kembali dari tanah suci karena umroh sebab mereka rencananya akan mengecek semua izin.
“Kita akan cek semua izinnya mulai dari IMB, izin amdal lalin, limbah dan mengecek langsung pembangunannya,” jelasnya.(ita)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top