Bisnis

Semen Indonesia Optimalkan Semen Tonasa

GRESIK, BKM -– Market share PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada 2016 turun menjadi 21,6 persen. Kondisi tersebut disebabkan turunnya penjualan ritel dan adanya pemain baru pada industri semen nasional.
Direktur Utama Semen Indonesia, Rizkan Chandra, dalam acara penganugerahan ‘Semen Indonesia Award on Innovation 2015-2016’ di Wisma Semen Gresik, Senin (9/1), mengatakan, meski market share 2016 turun tapi ia tetap optimistis penjualannya ditahun 2017 akan membaik.
Ia menargetkan penjualan pada 2017 akan meningkat sebesar 1,4 persen. ”Memang pada 2016 ini, market share kita juga turun menjadi 21,6 persen. Tapi jumlah penurunan ini tak separah kompetitor kita. Sebabnya, pertumbuhan di sektor ritel yang negatif selama setahun kemarin dan adanya pemain baru,” katanya.
Untuk bisa meningkatkan penjualan, maka langkah yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan penguatan brand. ”Mungkin masih kurang di Jawa sebelah barat dan itu akan kita perbaiki secepatnya. Selain itu, perlu penghematan cost,” ujarnya.
Penghematan cost yang dimaksud, di antaranya terkait truk yang mengangkut muatan semen. Akan lebih efisien apabila ketika balik menuju pangkalan atau pabrik, truk juga membawa muatan balik.
Tahun 2017 ini, PT Semen Indonesia bakal mengoperasikan seluruh pabrik milik anak perusahaannya secara penuh, tidak hanya pabrik di Tuban. Pabrik lainnya juga akan dioptimalkan, yakni pabrik PT Semen Tonasa dan PT Semen Padang. Juga dua pabrik yang akan berdiri di Rembang, Jawa Tengah, dan Aceh. (*mir)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top