Gojentakmapan

Mentan Resmikan Bendung Tampala Parangloe

MAROS, BKM — Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Arman Sulaiman meresmikan Bendung Tampala Parangloe di Dusun Tombolo, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Sabtu pekan lalu.Melihat kondisi alam Kecamatan Tompobulu yang masih asri, membuat Mentan Andi Amran Sulaiman merasa takjub. Ia melihat air jernih yang mengalir dari pegunungan di Bendung Tampala Parangloe Dusun.
”Saya terkejut melihat air mengalir dari pegunungan yang jernih luar biasa yang bisa mengaliri ribuan sawah. Akan tetapi, airnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Makanya, kita memperbaikinya supaya aliran sungai dari pegunungan ini bisa dimanfaatkan banyak orang,” jelasnya di sela-sela peresmian bendung.
Karenanya, untuk memanfaatkan pemberian alam ini, ia mengaku memiliki tim khusus yang melibatkan semua tim ahli dan akan menggarapnya. Ia berharap, dengan membangun embung dan memberikan pompa air, sehingga pada saat musim kering airnya bisa dipompa.
Bendung itu dibangun menggunakan APBN sebesar Rp150 juta dan akan mengaliri 75 hektar areal persawahan di Desa Tompobulu. Dengan berfungsinya bendung ini, maka dipastikan panen akan berlangsung sebanyak tiga kali, yakni dua kali panen padi dan satu kali palawija.
Menyoal kenaikan harga cabai, Amran mengklaim harga cabai di pasaran sudah bisa teratasi. ”Tadi dicek di pasar di Makassar sudah turun dari sebelumnya Rp100 ribu menjadi Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilo,” sebutnya.
Diakui, rantai pasokan cabai telah dipangkas, sehingga lonjakan harga mereda dalam beberapa hari terakhir. Amran juga menyebut, salah satu faktor penyebab harga cabai melambung tinggi di pasaran akibat La Nina.
Antisipasi ke depan, pihaknya akan menerapkan tanam lima pohon per rumahtangga. Menurutnya, kebutuhan cabai bisa diselesaikan, dengan solusi, setiap rumah tangga harus menerapkan tanam pohon cabai.
Sementara Bupati Maros, HM Hatta Rahman saat mendampingi menteri pertanian mengaku selama ini masyarakat Desa Tompobulu mengandalkan tadah hujan untuk mengaliri areal persawahannya. Olehnya itu, dengan kehadiran bendung ini, masyarakat Tompobulu dapat memanfaatkan bendung ini untuk mengaliri areal persawahannya.
”Apalagi nanti akan ada bantuan pompa air buat cadangan musim kemarau nanti. Jadi air bendung ini tetap bisa dimanfaatkan meski musim kemarau datang,” sebutnya. (ari/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top