Sulselbar

Mendagri: Jangan Bebani Kepsek dan Guru Urus SPJ

BKM/ALALUDDIN BERI KETERANGAN -- Mendagri, Tjahjo Kumolo ketika memberi keterangan kepada wartawan di Mamuju. Mendagri meminta agar para guru dan kepala sekolah tidak dibebani dengan pengurusan SPJ.

MAMUJU, BKM — Pada dasarnya guru dan kepala sekolah (Kepsek) memiliki peran dan tugas memberikan bimbingan serta mengajar kepada para generasi muda ke arah yang lebih berkualitas.
”Jangan ada lagi membebani administrasi kepada para guru dan kepala sekolah untuk membikin laporan SPJ. Kalau bisa janganlah dipersulit administrasinya. Kalau itu terjadi, maka guru dan kepala sekolah ini akhirnya hanya mampu mengerjakan administrasi. Sedangkan tuntutan tugasnya sebagai pengajar akan terabaikan,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo dalam sambutannya para pejabat di lingkup Pemprov Sulbar, para bupati dan wakil bupati se Sulbar di aula kantor gubernur Sulbar di lantai empat kantor gubernur, Senin (9/1). Pertemuan ini juga turut dihadiri Plt gubernur Sulbar, Kapolda Sulbar, dan Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin.
Tjahjo mengakui, pada akhir-akhir ini pihaknya banyak menerima laporan tentang permasalahan guru dan kepala sekolah ini. Dimana, mereka hanya mampu melaksanakan tugasnya membuat laporan SPJ saja.
”Akhirnya, tugas pengabdiannya sebagai guru akan terabaikan,” ujar politisi PDIP ini.
Untuk itu, Mendagri memberikan saran kepada seluruh aparat pemerintah yang ada di Provinsi Sulbar. Kalau bisa, administrasi laporan SPJ pada kepala sekolah dan guru, tidak terlalu berbelit-belit. Kalau bisa satu atau dua lembar sjaa. Itu sudah cukup.
Begitu pula kepada pemerintah kabupaten untuk tetap memberikan kebijakan kepada kepala sekolah dan guru agar tidak menjadikannya sebagai pengurus proyek. ”Kalau terjadi semacam itu, maka itu adalah menjadi beban bagi guru dan kepala sekolah. Bahkan, yang akan dirugikan adalah generasi muda kita,” tandasnya. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top