Pengunjung Samsat Gowa Melonjak Drastis – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Pengunjung Samsat Gowa Melonjak Drastis

GOWA, BKM — Dalam beberapa hari terakhir, kantor UPTD Samsat Gowa yang terletak di Jalan Tumanurung, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, diserbu para pemilik kendaraan. Menyusul diberlakukan PP Nomor 60 tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mulai 6 Januari 2017.
Tidak seperti biasanya, jam pelayanan di seluruh loket pengurusan terkait PKB, mutasi, penggantian plat baru, cek fisik dan pembayaran PKB, terlihat kepadatan antrean para wajib pajak mulai pagi hingga malam hari.
UPTD Samsat Gowa memang membuka pelayanan dari pagi hingga malam hari guna memberikan pelayanan kepada wajib pajak yang nekat antre berjam-jam memburu kesempatan sebelum kenaikan tarif pengurusan pajak kendaraan pasca-pemerintah mengumumkan kenaikan tarif pengurusan tersebut sejak 6 Januari.
Ribuan warga Kabupaten Gowa memadati kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Gowa sejak Kamis (5/1) hingga Sabtu (8/1). Masyarakat tetap bersikukuh dapat terlayani petugas loket dari pagi hingga malam sebelum kenaikan pengurusan itu betul-betul resmi diberlakukan. Apalagi hingga saat ini, masih terjadi pro kontra ditingkat nasional, provinsi hingga kabupaten dan kota.
Kasubag Tata Usaha UPTD Samsat Gowa, Rezki Yudhistira Saleh yang dikonfirmasi BKM kemarin di ruang kerjanya, membenarkan adanya lonjakan pengunjung yang sangat signifikan dibanding hari-hari biasanya sejak Jumat, 6 Januari.
”Hari-hari sebelumnya, per hari itu hanya rata-rata 250 sampai 300 orang yang datang mengurus kelengkapan kendaraannya. Tapi untuk kurun tiga hari jelang akhir pekan kemarin, jumlahnya melonjak tinggi hingga 350 persen. Secara detilnya sudah mencapai 1.756 orang hingga 1.800 yang kami tuntaskan hingga jelang tengah malam,” jelas Rezki.
Padatnya warga yang datang mengurus baik untuk pembayaran pajak, cetak STNK dan balik nama kepemilikan kendaraan, pegawai Samsat sepakat untuk kerja maraton. ”Untuk hari ini disepakati jam istarahat dipersingkat dulu. Karena pengurus sangat melonjak tinggi. Rencana ini akan ditutup sekitar pukul 21.00 malam,” ucap Rezki.
Salah seorang wajib pajak bernama Arif Budiman mengaku memegang nomor antrean di atas angka 300-an. Itu pun masih berjubel wajib pajak lain di belakangnya. Karena lelah menunggu, akhirnya ia memutuskan balik ke kantornya di KPU Gowa.
Rencananya, Arif ingin mengurus pembayaran PKB sepeda motornya sekalian mutasi untuk mobilnya yang selama ini membayar di wilayah Samsat Makassar. Namun Arif urung balik karena nomor antreannya sudah mendapat giliran. Untungnya petugas loket mau memperpanjang jam pelayanan. Sehingga masyarakat yang datang tidak sia-sia antre.
Diakui Rezky, sejak pemerintah menghembuskan pemberlakukan kenaikan tarif itu, ada baiknya. Karena selama ini pihak Samsat Gowa mengaku kewalahan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk datang membayarkan pajak kendaraannya.
Biasanya Samsat Gowa, akunya hanya menerima realisasi pembayaran rata-rata Rp 234 juta dampai Rp 250 juta per hari secara keseluruhan. Namun kali ini sudah mencapai Rp857 juta. Ini pun belum habis nomor antreannya. Itu baru Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Belum termasuk Biaya Balik Nama (BBN) yang mencapai miliaran rupiah.
”Penerimaan BBN mencapai Rp1,67 miliar. Dan itu masih bisa bertambah lagi. Lonjakannya sehari sebelum berlakunya PP Nomor 60 tahun 2016 itu, sekitar 350 persen. Dan ini cukup tinggi. Mungkin masyarakat panik. Padahal, bukan pajak kendaraan yang naik yang diatur dalam PP Nomor 60 itu. Tapi administrasi kelengkapan surat kendaraan. Kalau PKB itu tetap ji. Kembali kami tegaskan, bukan pajak yang naik. Tapi administrasinya. Jadi yang berubah itu hanya penerbitan STNK motor dan STNK mobil,” tambab Rezki. (sar/mir)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top