Headline

Ibu-Anak Curi Rp10 Juta, Dihabiskan Beli Kerupuk

MAKASSAR, BKM — Seorang ibu bersama anaknya kompak melakukan aksi pencurian. Hasanah alias Maryam (42) bersama putranya, Arifuddin Muh Alwi (20) bekerja sama berbuat kriminal.
Warga Jalan Tentara Pelajar Lorong 156 inipun ditangkap aparat Polsek Wajo, Minggu (8/1). Keduanya terindentifikasi melakukan pencurian di Jalan Tentara Pelajar Lorong 158 nomor 16.
Sebelumnya, korban Ayu Nurjannah (18) melapor ke Mapolsek Wajo. Dalam laporannya, Ayu mengatakan, pada hari Jumat (30/12/2016) sekitar pukul 15.25 Wita ia kecurian uang sebesar Rp10 juta. Uang tersebut ia simpan di bawah sadel motornya.
”Waktu kejadian, kami sibuk angkat-angkat barang. Kebetulan saya baru saja ambil uang Rp10 juta dari bank. Uang itu saya simpan di bawah sadel motor. Selanjutnya saya naik ke rumah di lantai dua. Saya panggil suami untuk mengambil uang yang saya simpan di bawah sadel. Tapi suami saya tidak melakukannya,” terang Ayu Nurjannah yang dikonfirmasi, Minggu (8/1).
Di saat suami istri ini sibuk mengurus barang-barang belanjaan, kesempatan itupun dimanfaatkan pelaku. Arifuddin yang merupakan pekerja Ayu Nurjannah langsung beraksi.
”Saya dan suami sibu mengurus barang dagangan. Waktu itu kami menduga uang hilang diambil orang rumah,” ujar Nurjannah.
Menurut Nurjannah, pelaku mengambil kunci motor yang diletakkan di dekat televisi saat dirinya mengangkat barang. Letak kunci tersebut diketahui oleh pelaku.
”Saya baru tahu uang itu hilang setelah kami selesai angkat-angkat barang. Waktu saya bukan sadel motor untuk ambil uang, ternyata sudah tidak ada. Saya menduga pelaku adalah pekerja saya. Apalagi, ibunya langsung datang ketika uang baru saja hilang. Dia mengatakan bukan dirinya yang ambil, karena baru datang,” terang Ayu lagi.
Korban kemudian melapor ke Mapolsek Wajo, dengan nomor laporan: LP /203/XII/2016/sek wajo tanggal 30 Desember 2016.
“Saya laporkan saat itu orang yang saya curigai. Waktu orang sibuk, hanya dia (Arifuddin) yang pulang. Selanjutnya ibunya datang dan bilang bukan dia yang ambil uang,” jelasnya.
Sepekan lamanya aparat Polsek Wajo melakukan penyelidikan. Termasuk memanggil sejumlah pekerja dan orang-orang di rumah korban.
”Kuat dugaan Arifuddin yang melakukan. Karena ketiga saya tanya, gelagatnya mencurigakan. Wajahnya cemas ketika saya tanyakan uang yang hilang itu,” ujar Ayu Nurjannah lagi.
Setelah melakukan proses penyelidikan, polisi langsung menjemput Arifuddin di kediamannya. Saat diperiksa, ia mengakui perbuatannya. Bahkan uang yang dicurinya itu
diberikan kepada ibunya.
”Iya, Pak. Saya yang mengambil uang itu. Selanjutnya saya serahkan pada ibu saya,” akunya.
Begitu menyebut nama ibunya, polisi langsung menjemput Hasanah alias Maryam di kediamannya. Hasanah mengakui jika uang Rp10 juta tersebut telah habis ia belanjakan membeli makanan ringan jenis kerupuk. Sisanya,Rp50 ribu ia simpan di gentong penyimpanan beras.
“Uang Rp10 juta habis saya belikan kerupuk. Sisanya hanya Rp 50 ribu, saya simpan digentong penyimpanan berasku, Pak,” kata Hasanah.
Kapolsek Wajo, Kompol Choyruddin mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap anak dan ibu tersebut. Mereka diduga melakukan pencurian uang milik tetangganya.
”Kami sudah sita uang Rp50 ribu dan sejumlah pembungkus makanan ringan yang dibeli. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Sebab tidak mungkin Rp9.950.000 hanya dipakai untuk membeli kerupuk,” tandas Kapolsek. (ish/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top