Urus STNK, Ada Biaya Pengesahan Rp25 Ribu – Berita Kota Makassar
Headline

Urus STNK, Ada Biaya Pengesahan Rp25 Ribu

MAKASSAR, BKM — Penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016 tentang Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), telah memicu kepanikan masyarakat. Tak terkecuali di Makassar.
Mereka berbondong-bondong mendatangi kantor Samsat Makassar di Jalan Andi Mappanyukki. Mereka bermaksud melunasi kewajibannya, sebelum PP tersebut resmi diberlakukan. Seperti yang terlihat, Kamis (5/1).
Tapi, Jumat (6/1), suasana ramai masih tampak di Samsat Mappanyukki. Padahal PP sudah resmi diberlakukan.
Kepala UPTD Samsat Makassar, Harmin sangat menyayangkan regulasi baru yang terkesan membebani wajib pajak. ”Sedikit banyak PP ini berpengaruh terhadap para wajib pajak. Hari ini (kemarin) memang masih ramai. Tapi ini sisa yang kemarin, karena mereka tidak tahan antre. Mereka mengira PP 60 belum berlaku dan masih sosialisasi. Disangkanya baru berlaku hari Senin. Padahal sudah resmi berlaku,” terang Harmin.
Diapun menyayangkan pemberlakukan PP ini yang terkesan mendadak. ”Ini kesannya mendadak. Minimal bulan depanlah baru diberlakukan. Sebelum diberlakukan terlebih dahulu disosialisasikan. Apa boleh buat, kapolri yang menentukan,” tambah mantan Kepala UPTD Samsat Bone ini.
Kasi STNK Polda Sulsel, Kompol Abd Rachim mencoba memberi pemahaman terkait PP yang baru diterapkan ini. Menurutnya, masyarakat masih kurang paham terhadap ragulasi baru tersebut.
”Masyarakat mengira pembayaran pajak kendaraan yang naik. Padahal tidak seperti itu. Yang ada sekarang tambahan untuk biaya pengesahan STNK. Wajib pajak baru mengetahui itu setelah mereka membayar pajak kendaraannya,” terang Kompol Rachim.
Wajib pajak yang sehari sebelumnya ramai mendatangi kantor samsat, menyangka jika pajak kendaraan mereka naik 100 persen. Padahal, penambahan sebesar Rp25 ribu untuk biaya pengesahan.
”Sebelumnya, kalau kita bayar pajak tidak ada biaya pengesahan STNK. Itu yang ada sekarang. Jadi bukan pajak yang naik,” kata Ashar, salah seorang wajib pajak.
Darma, wajib pajak lainnya juga terkecoh dengan informasi yang simpang siur. Dia buru-buru membayar pajak kendaraannya karena menyangka terjadi kenaikan.
”Saya kira juga pajak yang naik. Ternyata ada biaya tambahan,” cetusnya. (jun/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top