Bupati Persilakan Peserta Mandiri Lanjut – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Bupati Persilakan Peserta Mandiri Lanjut

GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menegaskan, sebanyak 119 ribu masyarakat Gowa yang terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, resmi melepaskan status kepesertaanya sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Pernyataan ini disampaikan Adnan Purichta Ichsan dalam keterangan persnya kepada media cetak dan elektronik di Baruga Karaeng Pattingalloang Pemkab Gowa, Rabu pagi (4/1). Kriteria Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang jumlahnya 119 ribu orang itu, kini resmi telah keluar dari kepesertaan atau telah dinonaktifkan. Pemkab Gowa akan berdiri sendiri dengan menerapkan program kesehatan gratis yang telah berjalan sejak tahun 2009 lalu.
Adnan mengatakan, alasan Pemkab Gowa menggugat BPJS kesehatan untuk keluar sebagai peserta karena efisiensi anggaran dan penerapan pelayanan dengan melihat plus minusnya. Adnan menguraikan bahwa sistem BPJS kesehatan yang selama ini berjalan mempunyai banyak kekurangan.
Olehnya itu, Pemkab Gowa sejak 1 Januari 2017 tidak memberlakukan lagi pelayanan BPJS kesehatan kepada 119 ribu jiwa warga yang termasuk kriteria PBI terdata sebagai peserta. Tidak mengikutsertakannya lagi warga tersebut sudah sesuai aturan dengan pihak BPJS Kesehatan.
Dimana, masa untuk memperpanjang dapat dilakukan selama satu tahun sesuai kesepakatan yang ditandatangani bupati Gowa sebelum Adnan Purichta Ichsan yakni HM Sidik Salam. ”Sejak 1 Januari 2017 Pemkab Gowa tidak lagi mengikutsertakan sebanyak 119 ribu warga yang termasuk kategori kurang mampu yang terdata sebagai peserta BPJS Kesehatan. Jadi kita kembali mandiri dengan melaksanakan program Kesehatan gratis yang telah berjalan sejak tahun 2009 lalu,” jelas Adnan.
Ditegaskan Adnan, untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang ingin berobat cukup memperlihatkan KTP atau KK. Selanjutnya akan langsung ditangani pihak Puskesmas maupun rumah sakit. Sedangkan untuk pasien rujukan saat ini, Pemkab Gowa telah menyiapkan dua rumah sakit kerjasama, yakni RSU Labuang Baji dan RSU Haji.
Pihak Pemkab juga mengatakan kalau gugatannya terhadap BPJS Kesehatan telah diterima Mahkamah Konstitusi dan kini tinggal menunggu sidang lanjutan.
Diketahui, dari seluruh jumlah penduduk Gowa yang masuk dalam peserta BPJS Kesehatan ada beberapa kriteria yakni kriteria Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau masyarakat kurang mampu, Pekerja Penerima Upah (PPU) yakni PNS, TNI, Polri dan swasta, serta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang masuk dalam klasifikasi mandiri.
Ditambahkan, Gowa hanya keluar dari integrasi BPJS atau untuk 119 ribu warga Gowa yang dibiayai APBD untuk BPJS kelas tiga. Mereka yang lepas dari kepesertaan BPJS Kesehatan ini, kembali ke pelayanan kesehatan gratis.
”Bagi yang melalui jalur mandiri, silakan lanjut ber-BPJS,” tandas bupati. (sar/mir)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top