Gojentakmapan

Warga Borongbilalang Tewas Tertusuk Bambu

GOWA, BKM — Seorang pria berusia 70 tahun bernama Dg Pate bertempat tinggal di Kampung Borongbilalang, Dusun Borongbilalang, Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, membuat histeris keluarganya.
Pasalnya, pada Selasa pagi (3/1) sekitar pukul 09.30 Wita, kakek tua ini meninggal dunia tanpa diduga sebelumnya oleh keluarga dan tetangganya. Ia meninggal setelah tertimpa potongan bambu yang telah dipotongnya sendiri untuk dibuat pagar di rumahnya.
Saat usai mengikat potongan bambu yang jumlahnya banyak itu, Dg Pate hilang keseimbangan dan akhirnya terjungkal ke belakang bersamaan jatuhnya sepeda bermuatan potongan bambu-bambu tersebut.
Lelaki uzur itu pun tudak berdaya langsung tertindih sepeda bermuatan berat. Selain tertimpa, korban juga terusuk bambu yang memang sudah dibuat runcing-runcing ujung-ujungnya. Bambu itu menusuk betis dan juga bagian leher yang juga sempat terbentur di tembok saluran air irigasi yang akan dilintasi.
Karenanya, korban tak sadarkan diri. Kejadian ini terlihat pertamakali oleh H Hasan Dg Se’re (64). H Hasan Dg Sese yang juga bekerja sebagai petani dan tinggal di sekitar TKP. Diakui, saat itu ia melihat korban dalam keadaan tersungkur di TKP dan badannya posisi tertimpa batang bambu dan sepedanya. Saat itu, kondisinya sudah tidak sadarkan diri.
Dari keterangan salah seorang anak korban bernama Abubakar Dg Matu (45), pekerjaan sopir dan juga tinggal di sekitar TKP, menjelaskan, luka yang terdapat pada korban yaitu luka tergores pada betis sebelah kiri dan luka pada leher bagian belakang. Meski tidak melihat awal kejadiannya, namun keluarga korban menilai kalau penyebab kematian korban adalah murni kecelakaan.
”Kami merasa tidak keberatan dan kami anggap itu murni kecelakaan. Rencananya, ayah kami akan dikuburkan hari ini (kemarin, red) di pekuburan umum Desa Julubori,” kata Abubakar Dg Matu.
Kejadian ini dibenarkan pihak Kepolisian Resort (Polres) Gowa. Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, mengatakan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Mereka menerima kejadian yang dialami korban sebagai kecelakaan semata. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top