Hari Pertama, Tiga Pejabat Bingung – Berita Kota Makassar
Metro

Hari Pertama, Tiga Pejabat Bingung

MAKASSAR, BKM–Mutasi pejabat eselon II Pemerintah Kota Makassar yang telah berlangsung Kamis (29/12) lalu menemui masalah. Pejabat yang telah dilantik di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru belum dilengkapi sarana dan prasarana seperti kantor.

Akibatnya, tiga kepala satuan perangkat daerah (SKPD) mengaku bingung saat memulai beraktifitas di hari pertama masuk kantor, Selasa (3/12) kemarin.
“Wah, kami tidak tahu ngantor di mana, kan kami dilantik di OPD baru. Saya numpang duduk-duduk dulu di Kantor Disdik. Kalau untuk pegawai atau pejabat yang ada di instansi ku saya juga belum tahu siapa-siapa orangnya karena belum ada surat keputusan dari pak Wali dan masih ditunggu,” jelas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Ariyati Puspitasari Abadi.
Mantan Sekretaris Disdikbud Makassar itu-pun mengaku, dirinya hanya mengetahui jumlah keseluruhan pejabat eselon IV yang dipimpinnya sebanyak 13 orang yang terdiri dari satu Sekretaris, tiga kepala bidang, dan 11 kepala seksi. “Kami berharap pak Wali dapat menyediakan ruangan yang sesuai dengan jumlah pegawai atau pejabat yang ada untuk menunjang kinerja yang baik. Saya yakin pak Wali paham kerja kami,” ujarnya.
Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan, Andi Abdullah Bau Sawa. Menurutnya kepada BKM, dirinya sampai saat ini belum mendapat informasi dari Wali Kota Makassar terkait dengan ruangan atau kantor yang disediakan. Sehingga di hari pertama berkantor dia memilih untuk berkumpul bersama keluarga dan menunggu informasi dari Wali Kota Makassar. “Saya di rumahnya keluarga ini, kita mau ke kantor tapi belum ada kantor. Ini saya juga masih tunggu informasi dari pak Wali dimana kantor saya nantinya,” ujarnya.
Dia berharap, Wali Kota Makassar dapat segera menyelesaikan persoalan perkantoran di SKPD baru agar aktifitas pekerjaan dapat segera dimulai. Bukan hanya itu, struktur pejabat juga diharapkan dapat segera diselesaikan atau didefinitifkan.
“Pejabat eselon IV yang ikut bersama saya juga belum saya tahu. Kalau jumlah keseluruhannya ada 16 orang, tapi orangnya saya juga belum tahu siapa itu,” katanya.
Menyikapi hal itu, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Erwin Safruddin Haiya menegaskan, dalam waktu dekat pemerintah kota akan memberikan kantor kepada tiga SKPD baru.
Kalaupun nantinya masih ada SKPD yang belum mendapat kantor hingga jelang akhir Januari, Erwin menginstruksikan ke SKPD untuk menyewa kantor seperti berbentuk rumah toko (Ruko) dengan anggaran yang disediakan pemerintah kota.
“Kita sudah rapatkan, dan dalam waktu dekat SKPD baru yang belum mendapat kantor sudah mendapat kantor. Kita juga sudah sediakan anggaran sewa kantor untuk SKPD yang nantinya belum mendapat kantor. Tapi kita usahakan semuanya punya kantor dari aset Pemkot Makassar,” singkatnya.
Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Abdi Asmara juga menanggapi terkait belum adanya tiga SKPD yang belum miliki kantor. Menurutnya, SKPD yang belum memiliki kantor bisa bersabar sambil menunggu pengusulan kantor sendiri. Dewan kata dia, hanya mengusulkan SKPD yang baru mengontrak dulu atau menumpang dulu di SKPD lain. “Jangan karena tidak ada kantor tidak bisa melaksanakan tugas. Mereka bisa bergabung dengan SKPD lain dulu di Balai Kota sambil menunggu pengusulan kantor sendiri,” ungkapnya kemarin. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top