Polisi Usut Pelaku Penembakan Herdiyanti – Berita Kota Makassar
Headline

Polisi Usut Pelaku Penembakan Herdiyanti

MAKASSAR,BKM — Aparat Polrestabes Makassar bersama Polsek Rappocini masih mengusut pelaku penembakan Herdiyanti (13), warga Lorong VI Jalan Rappocini. Korban terkena peluru nyasar saat tertidur pulas di dalam kamar bersama tantenya, Minggu (1/1) pukul 00.10 Wita.
”Kasusnya masih kita dalami. Kendalanya, korban dan keluarganya belum melapor secara resmi. Meski begitu, kami dari kepolisian tetap membantu. Korban sudah kita bawa ke rumah sakit untuk mengeluarkan proyektil peluru,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi, kemarin.
Proyektil yang bersarang di bagian betis korban telah berhasil dikeluarkan oleh petugas medis Rumah Sakit Bhayangkar. ”Alhamdulillah, proyektilnya sudah keluar. Saat ini kondisi korban baik,” kata mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini.
Peristiwa nahas yang dialami korban terjadi saat ia berada di dalam kamar bersama tantenya, Rosmini. Keduanya tertidur pulas kira-kira pukul 22.00 Wita. Tengah malam, terdengar suara letusan.
Korban langsung terbangun. Ia melihat betis kiri bagian depan sudah mengeluarkan darah. Ternyata korban terkena peluru nyasar. Namun ia tidak langsung dibawa ke rumah sakit pada saat itu.
Rosmini (43), tante korban yang menjadi saksi dalam insiden ini, mengatakan pada pukul 22.00 Wita, ia dan ponakannya sedang tertidur. Ketika terdengar letusan kembang api ramai di malam pergantian tahun, kejadian itupun berlangsung.
”Waktu lihat luka bocor di betisnya, ada sebuah proyektil peluru. Saya kemudian membersihkan kakinya. Saya berusaha mencabut proyektil peluru itu,” ujarnya.
Minggu pagi hari pukul 09.00 Wita, wanita paruh baya itu menyampaikan kejadian yang menimpa ponakannya kepada Brigpol Jamaluddin, seorang Babinsa yang bertugas di wilayah Buakana, Kecamatan Rappocini. Tidak lama kemudian, anggota Polsek Rappocini tiba di TKP.
Dia menuturkan, peluru masuk melalui atap seng. Selanjutnya mengenai betis kiri korban.
Polisi kemudian melakukan olah TKP. Juga mengambil keterangan saksi. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top