PNS Unhas Dibidik Jadi Tersangka Baru – Berita Kota Makassar
Headline

PNS Unhas Dibidik Jadi Tersangka Baru

BKM/JULDAM PENANGANAN KASUS-Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi didampingi Wakapolrestabes, AKBP Hotman memberikan keterangan pers terkait penanganan kasus selama 2016.

MAKASSAR, BKM — Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Universitas Hasanuddin (Unhas) dibidik untuk dijadikan tersangka baru dalam kasus percaloan penerimaan mahasiswa baru (maba). Ia akan menyusul dua tersangka lainnya, Hj Nurjanna (53) dan Rahmatia (36) yang berkas kasusnya telah dilimpahkan ke kejaksaan alias P21.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Musbagh Ni’am menyebut, sudah ada lima orang yang dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai saksi. Dari jumlah itu, sudah ada dua orang yang diperiksa. Tiga lainnya menyusul dalam waktu dekat.
”Jika semua sudah diperiksa, akan ditetapkan tersangka baru. Dari pemeriksaan dua tersangka sebelumnya, ada beberapa nama yang disebut. Mereka sudah kami periksa. Insya Allah, minggu ini sudah ada penambahan tersangka,” kata Kasat Reskrim
PNS Unhas yang dibidik sebagai tersangka, diduga menerima aliran dana dari praktik percaloan. Dari keterangannya saat diperiksa sebagai saksi, oknum PNS tersebut tidak mengakui menerima. ”Tapi bukti-bukti mengarah ke dia. Indikasinya kuat dia menerima,” tandasnya.
Sebelumnya, penyidik kasus ini telah memeriksa beberapa saksi. Diantaranya Daud, salah seorang PNS Unhas serta sejumlah rekannya. Masing-masing Irwan, Sulis, Raba dan Awal.
Selain praktik percaloan penerimaan maba Fakultas Kedokteran Unhas yang terungkap di tahun 2016, ada pula kasus lain yang ditangani. Seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 1.050 kasus. Jumlah itu menurun dibanding tahun sebelumnya sebanyak 1.319 kasus.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi merilis, pada malam pergantian tahun, Minggu (1/1), tidak ada peristiwa yang menonjol. Hasil pemantauan di pos pengamanan yang didirikan, semuanya berjalan aman dan lancar.
”Semua ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak. Baik kepolisian, TNI, instansi terkait serta masyarakat umum,” kata Endi, kemarin. (jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top