Berita Kota Makassar | Pekan Ini, Syahrul Janji Lantik Pejabatnya
Metro

Pekan Ini, Syahrul Janji Lantik Pejabatnya

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo segera melantik dan mengukuhkan pejabat lingkup Pemprov Sulsel yang akan mengisi struktur serta formasi sesuai organisasi perangkat daerah (OPD) baru berdasar UU No. 23 Tahun 2013, pekan ini.
Idealnya memang, pelantikan dilakukan sebelum berakhir tahun 2016 lalu karena seluruh pejabat sudah harus bertugas berdasarkan OPD baru di awal tahun ini.
Informasi yang diperoleh BKM, pelantikan baru akan digelar Rabu, 4 Januari besok. Namun, ada juga beredar kabar jika momen keramat itu akan dilaksanakan hari Jumat, sesuai kebiasaan Syahrul jika ingin melantik pejabat.
Sebelumnya, Tamsil mengatakan pelantikan serta pengukuhan pejabat baru diusahakan sebelum masuk Januari 2017. Namun, dia tetap belum bisa memberi kepastian kapan waktu pelaksanaannya.
Tamsil menggambarkan jika proses pengisian jabatan bisa saja dilaksanakan secara bertahap. Pejabat yang instansinya tidak mengalami perubahan hanya tinggal dikukuhkan. Sementara posisi baru akan diisi oleh pejabat yang kehilangan jabatan karena tidak terakomodir dalam OPD baru, atau pejabat yang memang dianggap berkompeten dan memenuhi persyaratan. Sementara jabatan yang diisi oleh pelaksana tugas nantinya akan dilaksanaka job fit atau lelang jabatan.
Untuk proses job fit, kemungkinan besar baru akan dilaksanakan tahun depan.
Kepala Bagian Protokol Pemprov Sulsel Amson Padolo ketika dikonfirmasi terkait rencana pelantikan pejabat kemarin sore mengatakan, belum ada informasi pasti terkait agenda pelantikan dari BKD.
Sejumlah nama sudah digadang-gadang akan bergeser dan mengisi jabatan baru. Ada juga informasi jika seorang pejabat eselon II akan non job.
Nama-nama yang beredar akan menempati posisi baru diantaranya Kepala Biro Napza dan HIV/AIDS Sri Endang Sukarsih akan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, pejabat lama A Murlina Muallim menjadi salah satu asisten. Kepala Biro Humas dan Protokol Ashari Fakshirie Rajamilo menjadi Kepala Dinas Infokom. Ada dua versi yang akan mengisi jabatan yang ditinggalkan Ashari. Kalau bukan Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Pariwisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Devy Khaddafi, posisi pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol akan diisi Amson Padolo yang saat ini menjabat Kepala Bagian Protokol.
Informasi lain yang diperoleh BKM,
Kepala Biro Pemerintahan Umum Hasan Basri Ambarala akan menjabat Kepala
Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.
Kepala Biro Perekonomian, Sukarniaty Kondolele akan menduduki posisi Kepala Dinas Perdagangan.
Sementara Kepala Biro Kerjasama, Denny Irawan yang SKPD dihilangkan diperkirakan bergeser menjadi Kepala Biro Perekonomian. Kepala Dinas Perindustrian, Hadi Basalamah.
Sebelumnya, Pakar Pemerintahan yang juga Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Hasanuddin Makassar, Dr Hasrat Arief Saleh mengemukakan, idealnya jika seluruh persyaratan dan persiapan sudah dilakukan, pemerintah harus segerakan pelantikan pejabat sesuai aturan yang berlaku.
Namun ungkapnya, persoalan mungkin tidak semudah dan sesederhana yang dibayangkan. Apalagi untuk menempatkan seorang pejabat pada posisi tertentu, harus memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan jangan sampai bersoal di kemudian hari.
Memang banyak pertimbangan yang dilakukan agar pengukuhan dan pelantikan seorang pejabat tidak bersoal di kemudian hari.
“Jadi, memang harus butuh kehati-hatian. Jangan sampai ada yang keliru dikemudian hari. Dilakukan secara buru-buru namun akan bersoal kemudian. Itukan menimbulkan permasalahan baru. Mungkin itu yang jadi pertimbangan, ” ungkap Hasrat kepada BKM.
Namun dia menekankan jika semua sudah siap, pejabat yang akan dilantik juga sudah mememuhi syarat yang tepat, jangan lagi ditunda-tunda.(rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top