Gojentakmapan

Masjid Miftahussadaah Dibobol Maling

GOWA, BKM — Sudah kali kedua Masjid Miftahussaadah Balang-balang, Lingkungan Cambaya, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa dibobol maling. Kejadiannya Senin pagi (2/1) sekitar pukul 05.30 Wita, usai waktu salat subuh.
Dari kejadian tersebut, masjid tua di Bontomarannu ini kehilangan seluruh peralatan elektronik milik masjid, seperti amplifier, microfon, radio serta peralatan sound yang merupakan hibah dari PT Hadji Kalla.
Imam Masjid Miftahussaadah, H Talli baru menyadari jika barang-barang berharga milik masjid telah raib semuanya saat hendak melaksanakan salat Dhuhur. Seketika saat hendak mengaktifkan amplifier untuk azan, H Talli terheran-heran sebab peralatan yang disimpan rapi dalam lemari dalam ruangan khusus penyimpanan berpintu besi dan digembok besar terlihat dalam keadaan rusak. Tidak ada satu pun peralatan elektronik yang tersisa.
”Saya heran, saat mau mengaktifkan peralatan untuk azan Ddhuhur. Semuanya sudah tidak ada lagi di tempatnya. Ini sudah kali kedua amplifier dan pengeras suara serta alat lainnya dicuri orang,” kata H Talli, kemarin.
Dua hari sebelumnya, seseorang lelaki tidak dikenal tepergok seorang warga turun dari sebuah petepete dan langsung menuju masjid itu untuk tiduran. Anehnya, lelaki tersebut merebahkan dirinya dekat pintu masuk masjid dan sengaja memperlihatkan kakinya di daun pintu.
Karena penasaran warga sekitar masjid datang dan menegurnya agar tidak tiduran di depan pintu masjid. Tapi masuk tidur ke dalam masjid di atas karpet. Orang itu pun bergeser. Dan saat ditanya, orang tidak dikenal itu mengaku sedang menunggui temannya dan janjian ketemu di masjid tersebut.
Keesokan harinya, orang yang sama kembali muncul begitu turun dari petepete langsung lagi merebahkan diri dalam masjid. Warga kembali datang menegurnya. Tapi alasannya masih tetap sama kalau dia sedang menunggui temannya. Kecurigaan warga sekitar masjid menjadi-jadi.
Namun karena tak mau curiga berlebihan warga tersebut tidak menggubris lagi. Ternyata kecurigaan warga terjawab saat waktu salat Dhuhur kemarin. Semua peralatan elektronik masjid sudah tidak ada lagi. ”Tadi subuh peralatan itu masih ada, karena saya masih sempat menggunakannya untuk azan Subuh. Dan sebelum salat berjamaah, saya cuma tahu ada lima warga yang datang berjamaah. Seorang di antaranya saya tidak kenal siapa dia turut ikut berjamaah subuh. Namun saya anggap mungkin seorang yang lewat dan mampir salat subuh di masjid ini. Sehingga begitu saya dan warga laimnya bubar, saya tidak perhatikan lagi orang itu. Sebab orang itu masih bersimpuh duduk seperti berdoa. Saya kembali ke rumah dan seperti biasa tetap membiarkan pintu masjid tidak terkunci. Sebab aturannya begitu, agar jika ada pengendara lewat dan mau mampir salat disilakan saja,” beber H Talli mengaku akan segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua Pengurus Masjid Miftahussaadah Balang-balang, H Muh Sadik Dg Tika untuk kemudian diteruskan kepada pihak PT Hadji Kalla sebagai pemberi bantuan peralatan elektronik masjid tersebut. (sar/mir)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top