Ayah Dipenjara, Ibu Kawin Lagi, Anak Curi Motor – Berita Kota Makassar
Headline

Ayah Dipenjara, Ibu Kawin Lagi, Anak Curi Motor

MAKASSAR, BKM — ”Orang tua saya sudah pisah. Ibu saya menikah lagi. Bapak saya dipenjara. Katanya korupsi. Saya tidak tahu mau bagaimana lagi.”
Begitulah penuturan SR alias GL. Matanya tampak berkaca-kaca. Bocah laki-laki ini masih belia. Umurnya baru 13 tahun. Beralamat di Jalan Mapala, Lorong 7, Makassar.
Ia terpaksa berurusan dengan polisi karena terlibat kasus pencurian sepeda motor. SR ditangkap petugas Polsek Rapoccini, Senin (2/1) pukul 00.30 Wita.
Apa yang dialami SR merupakan salah satu dampak sosial dari sebuah perceraian. Ia tak lagi mendapat perhatian kedua orang tua, hingga akhirnya terlibat dalam kasus pencurian.
Bermula pada Senin, 12 Desember 2016 kira-kira pukul 14.30 Wita. SR tengah berjalan kaki sendiri. Ia melihat motor terparkir di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Jalan Bonto Dg Irate. Kuncinya masih menempel. Sepertinya, pemilik kendaraan roda dua itu lupa mencabut kunci motornya.
”Sebenarnya saya tidak punya niat mencuri motor, Pak. Tapi waktu berjalan kaki, saya lihat motor yang masih menempel kuncinya. Saya langsung membawanya pergi,” aku SR kepada polisi yang memeriksanya di Mapolsek Rappocini, sesaat setelah ditangkap.
Kehilangan sepeda motornya, pemilik kemudian melapor ke polisi. Nomor laporannya: LP/1851/XII/2016/Sek Rappocini.
Perburuan terhadap pelaku dilakukan Tim Resmob Unit Reskrim Polsek Rappocini. Tim dipimpin Kanit Reskrim, AKP Roby A Mannaungi bersama Panit 2, Ipda Nurtjahayana didampingi Dantim Aiptu Budisman Nur.
Setelah beberapa hari, keberadaan pelaku berhasil diketahui. Ia sedang berada di Jalan Tidung Mariolo. Polisi langsung bergerak. SR akhirnya berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan.
Karena tubuhnya yang kecil, petugas membawa SR ke kantor polisi dengan menggunakan sepeda motor matic. Bukan di boncengan tempatnya, melainkan di bagian depan.
Dari hasil pemeriksaan, SR mengakui perbuatannya. Dia telah mencuri sepeda motor Yamaha Mio J warna biru DD 2620 DB. Nomor rangkanya: MH354P00BCJ135409. Nomor mesin: 54P-135834.
Pada bagian lain pengakuannya, SR mencuri motor tersebut bukan karena mau dijual. Melainkan ingin menggunakannya sendiri.
”Saya cuma mau pakai, Pak. Saya tidak mau menjualnya,” cetus SR.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, AKP Roby A Mannaung mengatakan, tersangka SR masih dalam proses pemeriksaan. Polisi ingin mengetahui sajauh mana bocah ini terlibat dalam aksi curanmor.
Dijelaskan AKP Roby, motor milik korban diambil pelaku saat melatih pramuka di sekolah. ”Korban baru mengetahui kendaraaan miliknya hilang setelah salah seorang rekannya memberitahu,” ujarnya.
Polisi yang menerima laporan korban, langsung menindaklanjutinya. Proses penyelidikan pun dilakukan. Hasilnya, kuat dugaan bocah SR adalah pelakunya.
”Identitas pelaku berhasil diketahui. Kemudian dilakukan penangkapan. Motor korban sudah diamankan sebagai barang bukti. Pelaku mengaku melakukan aksinya seorang diri,” beber AKP Roby.
Karena perbuatannya, SR dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Kasusnya segera dilimpahkan ke kejaksaan, karena SR masih di bawah umur. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top