Tim Pembebasan Lahan Dinilai Inkonsisten – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Tim Pembebasan Lahan Dinilai Inkonsisten

PAREPARE, BKM — Kejari Parepare Riskiana menyebut Tim Pembebasan Lahan Pemkot Parepare yang dipimpin Asisten I dinilai inkonsisten terkait dengan proyek Jalan Jenderal Sudirman.
Hal ini terungkap saat Kejari bertemu para rekanan, KPA, PPK dan konsultan pengawas, di ruang rapat TP4D Parepare, Selasa (27/12).
Menurut Kajari masalah yang selalu muncul tidak pernah selesai dan tanpa ada solusi selama rapat TP4D mengenai pembebasan lahan.
Ini tidak pernah tuntas dan tim panitia pembebasan lahan tidak serius bekerja untuk mencari soluasinya. “Pertemuan kita ini selalu yang dibahas masalah pembebasan lahan sehingga mempengaruhi pekerjaan proyek jalan Jenderal Sudirman,”kata Riskiana.
Riskiana memberi deadline kepada tim pembebasan lahan untuk segera merealisasikan dana konsyinyasi sebanyak 25 orang untuk diserahkan ke pengadilan.
Kejari juga meminta Pemkot segera melakukan koordinasi dengan PLN untuk segera mengeluarkan legalitas agar semuanya bisa bekerja.”Ini tidak ada koordinasi antara Pemkot dan PLN sehingga tidak ada secara tertulis,”jelasnya.
Riskiani mengkritik kinerja Sekkot dan Ketua Tim pembebasan lahan karena bekerja tidak maksimal. “Kalau tidak maksimal begini jadinya, dimana rekanan, PPK, pengawas pasti saling tuding menyalahkan yang lain,”tuturnya.
Dinas PU dan dinas Tata Kota selaku KPA, rekanan, PPK (pejabat pembuat komitmen), siap menyelesaikan pekerjaan, tergantung tim pembebasan lahan bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Dinas Perhubungan harus stand bye soal pengalian arus lalu lintas agar tidak menganggu pekerjaan.”Harus dialihkan arus lalu lintas agar tidak menganggu pekerja dijalan,”tuturnya.
Kepala Inspektorat Parepare Husny Syam mengakui semua harus bekerja tanpa lagi menunggu lain, agar tetap sejalan.
“Tetap bekerja yang bisa diselesaikan agar tidak mengganggu lain,”jelasnya.
Permintaan Kajari untuk koordinasi Wali Kota akan segera dilakukan. “Besok rencana tim (TP4D) koordinasi dengan Wali Kota mengenai kendala dan masalah yang terjadi di lapangan,” tandas Husni (smr/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top