Metro

Delapan PNS Pemprov Sulsel Dihukum Berat

MAKASSAR, BKM — Selama tahun 2016, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov Sulsel mendapat ganjaran atau sanksi karena melakukan pelanggaran disiplin.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, M Tamzil, menjelaskan, tahun 2016 ini, BKD Sulsel berhasil menyelesaikan kasus pelanggaran disiplin yang dilakukan 23 ASN pemprov.
Pelanggaran yang dilakukan diantaranya hukuman disiplin ringan sebanyak 12 orang. Disiplin ringan itu terdiri dari teguran lisan enam orang, teguran tertulis dua orang, pernyataan tidak puas terhadap kinerja diberikan kepada empat orang ASN.
Sementara PNS yang mendapat hukuman sedang sebanyak tiga orang. Masing-masing penundaan kenaikan gaji berkala sebanyak satu orang, penundaan kenaikan pangkat satu orang, dan penundaan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun sebanyak satu orang.
Sebanyak delapan orang ASN mendapat hukuman disiplin berat. Masing-masing penundaan pangkat setingkat lebih rendah sebanyak tiga tahun diberikan kepada empat orang, pembebasan dari jabatan sebanyak dua orang, dan pemberhentian dengan hormat dua orang.
Menurut Tamzil, pemberian sanksi kepada ASN diberikan sesuai pelanggaran yang dilakukan.
“Yang terberat adalah penundaan pangkat tiga tahun, pemberhentian dari jabatan, dan pemberhentian dengan hormat, ” kata Tamzil di Gubernuran, Rabu (28/12).
Namun dia menekankan, secara umum kinerja ASN lingkup Pemprov Sulsel sangat baik. Adapun yang melakukan pelanggaran tidak bisa dijadikan tolak ukur terkait buruknya kerja-kerja pegawai.
“Ini kasus per kasus. Kinerja ASN dinilai dari sasaran kerja pegawai atau SKP,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, sanksi yang diberikan tergantung pelanggaran yang telah dilakukan ASN. Mulai dari ketidakhadiran tanpa keterangan, penyalahgunaan jabatan, hingga tindak pidana korupsi (tipikor).
Dia melanjutkan, BKD sebagai instansi terkait, senantiasa berusaha mewujudkan aparatur birokrasi pemprov Sulsel yang profesional, berkinerja, dan Sejahtera.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo selalu berharap agar ASN senantiasa meningkatkan kualitas profesionalisme. Harus meningkatkan kualitas layanan administrasi kepegawaian yang didukung dengan sistem informasi kepegawaian berbasis teknologi informatika dan komunikasi. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top