Gojentakmapan

Perampok Bertopeng Bunuh Pemilik Rumah

MAROS, BKM — Aksi perampokan dengan cara sadis kembali memakan korban. Kali ini, Arifin (67), warga Dusun Batumadaring, Desa Batuputih, Kecamatan Mallawa ini tewas seketika ditikam empat kawanan perampok. Isterinya yang tidur di kamar sebelah disekap lalu dipaksa menyerahkan emasnya 15 gram.
Empat kawanan rampok sadis itu masuk dengan cara mendobrak pintu depan dengan menggunakan lingis lalu masuk dengan parang dan badik ditangan. Wajah para pelaku tak satupun dikenali karena mukanya ditutup ala ninja. Usai mengambil emas dan membongkar lemari, pelaku kabur meninggalkan korban yang sudah tewas di kamarnya, Senin dinihari (26/12) sekitar pukul 00.00 Wita.
Menurut keterangan anak korban, Cunding, sebelum kejadian perampokan, pada siang Minggu sekitar pukul 15:00 wita, bapaknya sempat memperlihatkan STNK mobil kepada Hannan (mantan Kades Wanua Waru) yang diduga digadaikan sesorang yang belum diketahui Identitasnya.
”Namun pada malam harinya, rumah orangtua saya disatroni perampok. Sebelum kejadian bapak saya sempat memperlihatkan STNK mobil yang digadaikan seseorang yang tidak dikenal identitasnya,” ujar Cundding dengan nada sedih.
?Kapolsek Mallawa, AKP Asgar, ketika dihubungi wartawan, Senin (26/12), mengatakan, dari keterangan saksi di lokasi kejadian mengatakan ada empat pelaku bersenjatakan parang dan badik dengan memakai penutup muka (topeng) masuk di dalam rumah korban melalui pintu depan dan samping rumah dengan cara mendobrak.
Dijelaskan Kapolsek, saat keempat pelaku masuk mereka membagi tugas. Ada yang masuk ke kamar korban Arifin dan ada pula yang masuk ke kamar istrinya, Hj Rahmatia (6O) yang tidur bersama cucunya Riska (14). Sementara di kamar lainya juga ada orangtua korban Ambo Terru (9O) dalam kondisi sakit.
Untuk sementara, kata Kapolsek, kasus perampokan yang menewaskan satu orang itu masih dalam proses penyelidikan. ”Tim identifikasi Polres bekerjasama dengan kami mengumpulkan bukti-bukti untuk mencari identitas pelaku. Meski saat ini sudah ada beberapa orang saksi yang kami periksa, namun belum ada saksi petujuk hingga kami masih bekerja keras untuk mengejar pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama pelakunya bisa tertangkap. Kami masih mengumpulkan barang bukti,” janji Kapolsek. (ari/mir/c)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top