Hari ini Tujuh Calon Komisioner KPID Jalani Tes – Berita Kota Makassar
Metro

Hari ini Tujuh Calon Komisioner KPID Jalani Tes

MAKASSAR, BKM– Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Waspada Santing akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi A DPRD Sulsel, Rabu (28/12) hari ini. Waspada yang kembali ikut seleksi akan mendapat giliran bersama enam calon lainnya yakni Mattewakkan, Muhammad Hasrul Hasan, Muhammad Idris, Riswansyah Muchsin, Rubianty Sudikio dan Sahman Ahmad Tjambolong.
Sebelumnya, sebanyak tujuh calon komisioner KPID telah menjalani proses fit and proper test di hadapan anggota Komisi A DPRD Sulsel, di lantai 2 Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (27/12).
Ketujuh calon komisioner KPID Sulsel yang ikut fit adalah Akbar Abu Thalib, Andi Muhammad Irawan, Arie Andyka, Bastian Jabir Pattara, Fauziah Erwin, Herwanita dan Ishadi Ishak.
Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Yagkin Padjalangi berharap, fit and proper test ini akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan calon Komisioner KPID Sulsel yang berintegritas.
“Mudah-mudahan atas doa restu kita semua, sehingga tahapan ini berjalan dengan baik, dalam rangka mendukung proses ini sampai selesai,” kata legislator Golkar Sulsel ini.
Akbar Abu Thalib, tampil sebagai calon pertama yang memaparkan visi misinya di hadapan para anggota dewan. Kandidat petahana ini menggunakan waktu enam menit untuk memaparkan visi misinya.
Usai pemaparan, para anggota Komisi A DPRD Sulsel melakukan pendalaman terhadap visi misi yang disampaikan Akbar. Salah satu anggota Komisi A, Arum Spink mengungkapkan, adanya koordinasi yang kurang baik antara KPID Sulsel dengan Komisi A DPRD Sulsel.
“Saya kira ke depan kalau Pak Akbar ditakdirkan atau tidak kembali menjadi komisioner, itu memang penting agar masalah yang dihadapi terselesaikan. Semua stakeholder punya tanggung jawab. Apa langkah yang akan anda lakukan ke depan menyelesaikan persoalan ini,” kata Pipink sapaan akrab Arum Spink.
Menanggapi hal itu, Akbar mengakui kurangnya koordinasi antara KPID Sulsel dengan pihak eksekutif dan legislatif.
“Memang kelemahan kami, komunikasi di internal di KPID sendiri. Dan juga komunikasi ke eksternal, ke ekskutif dan legislatif. Termasuk bagaimana memahami KPID Sulsel itu, karena faktor komunikasi. Sehingga kami komitmen untuk memperbaiki ini semua,” kata Akbar.(rif)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top