Metro

Dewan Minta Calon Sekkot Profesional dan Produktif

MAKASSAR, BKM– Terkait akan habisnya masa jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh karena pensiun pada Juli 2017 mendatang, sejumlah anggota DPRD Kota Makassar meminta agar Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bisa memilih figur pejabat yang pantas menduduki jabatan sekkot.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Abdi Asmara mengatakan, kriteria calon Sekkot Makassar harus bekerja secara profesional dan mampu berkomunikasi dua arah yang baik antara eksekutif dan legislatif.
Selain itu juga, calon sekkot harus mengerti apa yang diinginkan oleh kepala daerah, serta bekerja profesional dan produktif.
” Calon Sekkot harus profesional dan produktif dan mampu menyelesaikan persoalan kebutuhan pemerintah daerah dan segala perkembangannya. Dan yang paling penting tidak punya kepentingan pribadi,” ujar Andi Asmara, kepada BKM, Selasa (27/12).
Abdi menambahkan, walaupun dewan tidak berhak memberikan rekomendasi terkait jabatan sekkot, akan tetapi dewan menginginkan calon sekkot yang mengikuti proses seleksi adalah orang-orang yang sangat diperlukan dalam pembangunan dan penataan serta admistrasi yang bersih di pemkot.
“Kita tidak punya hak dalam mengintervensi wali kota. Namun kita ingin calon yang mendaftar dan terpilih adalah orang yang betul-betul sosok sekkot yang bisa membantu pembangun Kota Makassar, sehingga kota ini memiliki daya saing,” ungkapnya.
Abdi juga mengusulkan agar calon sekkot yang mengikuti seleksi lelang jabatan adalah orang-oarang yang betul telah melalui seleksi tingkatan struktur jabatan dan bukan pejabat yang sedikit lagi telah pensiun.
“kita ingin wali kota memilih sekkot yang bukan pejabat yang mau pensiun, tapi sekkot yang produktif tapi telah melalui tingkatan jabatan,” katanya.
Terpisah, anggota Komisi A DPRD Makassar, Rudianto Lallo juga angkat suara terkait kreteria calon sekkot. Rudi mengatakan, kriteria yang cocok untuk menduduki jabatan sekkot adalah pejabat yang mampu berkomunikasi wali kota, dewan dan pejabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Kita ingin agar kedepannya calon sekkot adalah orang yang mampu dan bisa konsolidasi, koordinasi semua dinas semua camat, organisasi bergerak, terutama bidang administrasi dan tidak pernah terlibat kasus tercela,” tutupnya.
Terpisah, Sekretaris BKD Makassar, Basri Rakhman mengatakan, BKD Makassar selalu siap membuka lelang jabatan Sekkot Makassar. Untuk itu, dia mengaku masih menunggu perintah dari Wali Kota Makassar segera membuka lelang sekkot.
Menurut Basri, cukup banyak pejabat yang memiliki kriteria untuk ikut dalam pencalonan Sekda Makassar seperti Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar, Baso Amiruddin, Kepala Keuangan dan Aset Pemkot Makassar, Erwin Syarifuddin Haiya dan juga Asisten III Bidang Aset Pemkot Makassar, Takdir Hasan.
Untuk itu, dia berharap para pejabat yang dinilai mampu menggantikan Ibrahim Saleh untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti lelang Sekda Makassar dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar, Firman Pagarra mengatakan pelaksanaan lelang jabatan Sekkot Makassar sudah dapat dilaksanakan awal tahun 2017 seperti ketentuan yang ada. Dia berharap hasil lelang jabatan bisa mendapatkan Sekkot Makassar yang memiliki kemampuan dua kali tambah baik.(ita-arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top